Home » » Virus Flu Burung Penularan, Gejala, Pencegahan

Virus Flu Burung Penularan, Gejala, Pencegahan

Virus Flu Burung Penularan, Gejala, Pencegahan - Beberapa tahun ini banyak negara di dunia begitujuga di Indonesia dikhawatirkan dengan Penyakit virus Flu Burung.  Apa itu Flu Burung ? Flu burung adalah penyakit menular di kalangan hewan (unggas dan babi) yang disebabkan oleh virus influenzatipe A (H5N1).  Namun virus ini juga dapat menyerang manusia.  Virus ini sangat mematikan pada manusia dan angka kematiannya sangat tingga yaitu lebih dari 75 persen.  Tercatat Hingga Februari 2007 virus tersebut telah tersebar hingga ke 30 Provinsi di Indonesia dan menyebabkan 84 kasus positif dengan 64 diantaranya meninggal dunia.  Berikut ini kami akan sedikit memberikan informasi mengenai Cara Penularan, Gejala serta langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari Virus Flu Burung.

Bagaimana Cara Penularan Penyakit Flu Burung ?
Dari unggas ke unggas dan dari unggas ke manusia melalui air lieur, lendir dan kotoran unggas yang sakit.  Melalui udara yang tercemar oleh virus H5N1 yang berasal dari kotoran unggas yang sakit.  Contoh Binatang Unggas sendiri seperti ayam, burung dll.  Maka dari itu mengapa di sebut Virus Flu Burung atau Avian Influenza / avian flu.

Bagaimana dan Seperti apa tanda dan Gejala Unggas terindikasi Virus Flu Burung ?
  • Jengger, pial, kulit, kaki yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru keunguan
  • Keluar cairan dari mata dan hidung
  • Pembengkakan di bagian muka dan kepala
  • Pendarahan di bawah kulit
  • Pendarahan titik pada daerah dada, kaki dan telapak kaki
  • Batuk, bersin dan terdengar suara ngorok
  • Diare
  • Kematian tinggi dalam populasi

Bagaimana dan Seperti apa tanda dan Gejala Indikasi Virus Flu Burung Pada Manusia ?
  • Demam tinggi (lebih dari 38 derajat C)
  • Sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri tulang, batuk pilek
  • Dalam waktu singkat dapat makin menghebatkan disertai sesak nafas
  • Ada riwayat kontak dengan hewan unggas yang sakit/mati tanpa sebab atau di sekitarnya ada unggas yang sakit / mati

Apa yang harus dilakukan ketika terindikasi Virus Flu Burung ?
  • Jika ada gejala tersebut, segera periksa ke dokter / puskesmas / rumah sakit sebelum 2 x 24 jam
  • Jangan lupa menyampaikan kepada dokter/perawat apabila ada unggas yang sakit / mati mendadak di lingkungan anda karena bisa jadi itu merupakan indikasi Penyakit Virus Flu Burung

Bagaimana Langkah-langkah serta Cara Mencegah dari Virus Flu Burung ?
  • Jangan sentuh unggas yang sakit atau mati.  Jika terlanjur, cepat-cepat cuci tangan pakai sabun dan laporkan ke kepala desa/ RT/RW atau pihak berwenang setempat
  • Cuci tangan dan juga peralatan masak anda dengan menggunakan sabun, sebelum makan atau memasak.  Masak ayam dan telur ayam sampai matang.
  • Pisahkan unggas dari manusia dan pisahkan unggas baru dari unggas lama selama dua minggu agar terhindar dari Penyakit Akibat Virus Flu Burung ini.
  • Periksa ke puskesmas atau dokter setempat jika mengalami gejala flu dan demam setelah  berdekatan dengan unggas
  • Bagi yang berisiko tinggi terkena Virus Flu Burung ( pemotong / penjual / pembeli unggas , pemelihara unggas , petugas laboratorium / tenaga medis yang menangani pasien flu burung, pekerja peternakan, dsb) agar selalu menggunakan pakaian pelindung termasuk masker, jas laboratorium, sarung tangan serta kaca mata (googles) pada saat bekerja
  • Setelah selesai lepas semua pelindung kemudian cuci tangan dengan sabun / desinfektan dan air
  • Cucilah tangan dengan air dan sabun tiap kali sesudah bersentuhan dengan unggas.
  • Anak-anak mudah tertular flu burung.  Jauhkan dan jangan dibiarkan bermain dengan unggas, telur, bulu unggas dan lingkungan yang tercemar kotoran unggas agar terhindar dari penyakit akibat virus Flu Burung ini.
  • Buang dan timbunlah dengan tanah, kotoran unggas yang ada disekitar rumah.
  • Jangan memegang unggas yang mati mendadak tanpa sarung tangan , penutup hidung/mulut, sepatu/penutup kaki dan segera kubur unggas tersebut.
  • Cuci daging dan telur unggas sebelum dimasak atau disimpan di kulkas
  • Masaklah daging dan telur unggas sampai matang sebelum dimakan.
Ini dia perbedaan antara Demam biasa serta Demam yang terindikasi terkena Virus Flu Burung pada manusia :
Virus Flu Burung Penularan, Gejala, Pencegahan 

Perbandingan dan Perbedaan Gejala Demam biasa dan yang terkena Avian Flu H5N1

Selain informasi diatas, ada beberapa hal yang harus teman-teman waspadai kondisi aneh yang menimpa unggas anda, misalnya unggas tiba-tiba sakit dan mati mendadak, ada cairan pada paruh hidung dan mata unggas yang sakit, serta bangkai unggas yang terpapar.  Ingat waspada mengenai Penyakit Virus Flu Burung ini sangat penting, karena penyakit ini sangat mematikan selain penyakit Jantung.

0 komentar:

Poskan Komentar