Nabi Nuh dan Banjir dalam Al Quran

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Melanjutkan Posting mengenai penemuan Bahtera Nabi Nuh sebelumnya, disini ada beberapa rangkuman Ayat Al Quran yang menjelaskan Nabi Nuh dan Banjir serta Bahtera itu sendiri. (baca postingan sebelumnya)

 Nabi Nuh dan Banjir dalam al-Qur’an

Banjir Nuh disebutkan dalam banyak ayat di dalam al-Qur’an. Di bawah ini bisa dilihat ayat-ayat yang disusun berdasarkan urut-urutan peristiwa banjir tersebut:

Nabi Nuh Menyeru Kaumnya pada Agama Kebenaran
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnyalalu ia berkata: “Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selainNya”. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat)”. (Al-A’raf: 59)

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. QS. Asy-Syuara’: 107-110)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu ia berkata “Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?”.QS. Al-Mukminun: 23)

Peringatan Nabi Nuh kepada kaumnya untuk Menghindari Hukuman dari Allah
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih”(QS. Nuh: 1)

Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal. (QS. Hud:39)

Agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan. (QS. Hud: 26)

Pembangkangan kaum Nabi Nuh
Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: “Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”.(QS. Al-A’raf: 60)

Mereka berkata: “Hai Nuh sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. (QS. Hud: 32)

Dan mulailah Nuh membuat bahtera . Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkata Nuh: “Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami). (QS. Hud: 38)

Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu , yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu . Dan kalau Allah menghendaki , tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu. (QS. Al-Mukminun: 24-25)

Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kaum Nuh maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: “Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman”.(QS. Al-Qamar: 9)

Penghinaan terhadap para pengikut Nabi Nuh
Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: “Kami tidak melihat kamu , melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu , melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta”. (QS. Hud: 27)

Mereka berkata: “Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?” Nuh menjawab: “Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?”. Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari .Dan aku sekali-kali tidka akan mengusir orang-orang yang beriman. Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan. (QS. Asy-Syuara’: 111-115)
Peringatan Allah agar Nabi Nuh tidak Bersedih

Dan diwahyukan kepada Nuh , bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. Hud: 36)

Doa Nabi Nuh
Maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka , dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku. (QS. Asy-Syuara’: 118).

Maka dia mengadu kepada Tuhannya : “bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah (aku). (QS. Al-Qamar: 10)

Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang. Maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). (QS. Nuh: 5-6).

Nuh berdoa : “Ya Tuhanku tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku.”(QS. Al-Mukminun: 26)

Sesungguhnya Nuh telah menyeru kami : Maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).(QS. Ash-Shaffat: 75)

Pembuatan Kapal (Bahtera)
Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami , dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang zalim itu , sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. (QS. Hud: 37)

Penghancuran umat Nabi Nuh dengan cara Ditenggelamkan
Maka mereka mendustakan Nuh , kemudian kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).(QS. Al-A’raf: 64).

Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal. (QS. Asy-Syuara: 120)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun.Maka mereka ditimpa banjir besar , dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. Al- Ankabut: 14)

Dibinasakannya Putera Nabi Nuh
Al-Qur’an sehubungan dengan dengan dialog yang terjadi antara Nabi Nuh dan puteranya, pada tahap-tahap awal dari terjadinya banjir mengungkapkan:

Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung, dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat jauh terpencil : “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.” Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!”. Nuh berkata : “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya ; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. (QS. Hud: 42-43)

Diselamatkannya Orang-Orang yang Beriman dari Banjir
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.(QS. Asy-Syuara: 119).

Maka kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu dan kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia. (QS. Al-Ankabut: 15)

Bentuk Fisik dari Banjir yang Terjadi
Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah . Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku. (QS. Al-Qamar: 11-13)

Hingga apabila perintah Kami datang dan ‘dapur’(permukaan bumi yang memancarkan air hingga meneyebabkan timbulnya taufan) telah memancarkan air, Kami berfirman: “Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman”. Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit. Dan Nuh berkata: “Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung, dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat jauh terpencil : “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.” .(QS. Hud: 40-42)

Lalu Kami wahyukan kepadanya : “Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan ‘tannur’ telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.(QS. Al-Mukminun: 27)

Terdamparnya Perahu di Tempat yang Tinggi
Dan difirmankan: “Hai bumi tahanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim”. (QS. Hud: 44)


I’tibar yang Diambil dari Peristiwa Banjir
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa )nenek moyang) kamu ke dalam bahtera, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar. (QS. Al-Haqqah: 11-12)

Pujian Allah terhadap Nabi Nuh
“Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam”. Sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Ash-Shaffat: 79-81)
thumbnail Title: Nabi Nuh dan Banjir dalam Al Quran
Posted by:Unknown
Published :2010-04-29T18:07:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Nabi Nuh dan Banjir dalam Al Quran

Perahu Nabi Nuh di temukan??..(1)


Kaum atau bangsa pertama yang dibinasakan secara massal oleh Allah adalah kaum Nabi Nuh. Allah memusnahkan mereka dengan mendatangkan banjir besar yang menenggelamkan mereka. “Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).” (Surat Al-A’raaf ayat 64).

Menurut Perjanjian Lama, kitab suci orang Yahudi dan Nasrani yang sudah tidak asli itu, banjir zaman Nabi Nuh itu melanda seluruh dunia: Dan Tuhan melihat bahwa kejahatan manusia di bumi adalah besar, dan bahwa setiap imajinasi dari pikiran-pikiran dalam hatinya hanya perbuatan jahat. Dan ini menjadikan Allah menyesali bahwa Dia telah menciptakan manusia di bumi, dan ini menyedihkan hati-Nya. Dan Tuhan berkata, “Aku akan membinasakah manusia yang telah Kuciptakan dari permukaan bumi, kedua jenis yang ada, manusia dan binatang, dan segala yang merayap, dan unggas-unggas di udara, yang mereka telah mengecewakan-Ku yang telah menciptakan mereka. Akan tetapi, (Nabi) Nuh mendapatkan kasih sayang di mata Tuhan. (Kejadian, 6: 5-8).

Namun menurut penyelidikan para ahli, banjir yang terjadi saat itu tidak melanda seluruh dunia, melainkan hanya terjadi di daerah Mesopotamia (kini termasuk wilayah Iraq), khususnya di daerah lembah antara sungai Eufrat dan sungai Tigris. Namun karena lembah itu demikian luasnya sehingga ketika terjadi hujan super lebat berhari-hari, meluaplah kedua sungai itu lalu airnya menenggelamkan lembah di antara dua sungai tersebut. Demikian banyak airnya sehingga lembah itu berubah seperti laut lalu menenggelamkan seluruh ummat Nabi Nuh yang ingkar di lembah itu.

Pada tahun 1922 sampai 1934 Leonard Woolley dari The British Museum dan University of Pensylvania mempimpin sebuah penggalian arkeologis di tengah padang pasir antara Baghdad dengan Teluk Persia. Di tempat yang diperkirakan dulunya pernah berdiri sebuah kota bernama Ur, mereka melakukan penggalian.

Dari permukaan tanah hingga lima meter ke bawah terdapat sebuah lapisan tanah yang berisi berbagai benda yang terbuat dari perunggu dan perak. Ini benda-benda peninggalan bangsa Sumeria yang diperkirakan hidup sekitar 3.000 tahun sebelum Masehi. Mereka bangsa yang telah dapat membuat benda dari logam.

Di bawah lapisan pertama itu mereka menemukan sebuah lapisan kedua berisi deposit pasir dan tanah liat setebal 2,5 meter. Pada lapisan itu masih terdapat sisa-sisa hewan laut berukuran kecil.

Yang mengejutkan, di bawah lapisan pasir dan tanah liat itu terdapat lapisan ketiga berisi benda-benda rumahtangga yang terbuat dari tembikar. Tembikar itu dibuat oleh tangan manusia. Tidak ditemukan benda logam satu pun di lapisan itu. Diperkirakan benda-benda peninggalan masyarakat Sumeria kuno yang hidup di Zaman Batu.

Diperkirakan oleh para ahli, lapisan kedua itu adalah endapan lumpur akibat banjir yang terjadi pada zaman Nabi Nuh. Banjir itu telah menenggelamkan masyarakat Sumeria kuno —yang kemungkinan besar mereka adalah kaum Nabi Nuh— lalu lumpur yang terbawa banjir itu menimbun sisa perabadan masyarakat tersebut. Berabad-abad, atau puluhan abad kemudian setelah banjir berlalu, barulah hadir kembali masyarakat baru di atas lapisan kedua itu, yakni masyarakat Sumeria ‘baru’ yang peradabannya jauh lebih maju daripada masyarakat Zaman Batu yang tertimbun lumpur itu.

Penyelidikan arkeologis di beberapa tempat mendapatkan keterangan, banjir melanda daerah yang memang sangat luas, yakni membentang 600 km dari utara ke selatan dan 160 km dari barat ke timur. Banjir itu telah menenggelamkan sedikitnya empat kota masyarakat Sumeria kuno, yakni Ur, Erech, Shuruppak dan Kish.

Terbukti, banjir itu tidak melanda seluruh dunia, tetapi hanya melanda wilayah yang didiami ummat Nabi Nuh. Daerah lain yang bukan wilayah ummat Nabi Nuh tidak terlanda banjir. Hasil penyelidikan para arkeolog tersebut dengan firman Allah dalam Al-Quran, bahwa Ia hanya membinasakan masyarakat suatu negeri yang telah diutus seorang Rasul kepada mereka, lalu mereka mengingkarinya. Negeri lain tidak. “ Dan tidaklah Rabbmu membinasakan kota-kota sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezhaliman. (Surat Al-Qashash ayat 59)

Dalam Al-Quran diriwayatkan, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk mengangkut masing-masing hewan sepasang (jantan dan betina) ke dalam bahteranya: Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: ”Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman”. Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit. (Surat Hud ayat 40).

Pertanyaan yang mungkin muncul, apakah seluruh hewan di muka bumi ini dinaikkan ke perahu Nabi Nuh? Para ahli kitab dari kalangan Kristen menafsirkan, seluruh hewan yang ada di muka bumi, masing-masing sepasang, dinaikkan ke perahu Nabi Nuh. Sebab, seperti dikatakan di awal, dalam kitab mereka dikatakan banjir terjadi secara global. Jadi yang harus diselamatkan pun harus seluruh spesies makhluk hidup yang ada di muka bumi ini.

artikel ini terdapat di http://www.egg-animation.blogspot.com

Penafsiran seperti itu jelas membingungkan mereka sendiri. Pertama, pengikut Nabi Nuh sangat sedikit —karena kebanyakan mereka ingkar. Dengan tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat rendah serta personil mereka yang sangat sedikit, bagaimana caranya mereka mengumpulkan ribuan atau ratusan ribu spesies makhluk hidup yang ada di muka bumi ini?

Berarti harus ada pengikut Nabi Nuh yang dikirim ke berbagai penjuru dunia, lalu membawa pulang ribuan spesies yang mereka temui dengan bahtera yang sangat besar. Ada pengikut Nabi Nuh yang dengan sebuah bahtera besar dikirim kutub utara dan selatan untuk membawa sepasang beruang kutub, sepasang burung pelikan, sepasang anjing laut dan berbagai hewan kutub lainnya, lalu semua itu dibawa pulang negeri mereka.

Juga harus ada satu ekspedisi bahtera yang dikirim ke benua Amerika untuk membawa sepasang bison, sepasang harimau, sepasang beruang, sepasang ular anaconda, sepasang lintah, sepasang ikan piranha, sepasang sapi, sepasang cheetah, sepasan kambing, sepasang burung nasar, sepasang serigala, sepasang kutu anjing, serta sepasang ribuan spesies hewan lainnya dari benua itu.

Berapa tahun yang mereka butuhkan untuk dapat mengumpulkan semua hewan itu? Berapa banyak makanan hewan yang harus mereka siapkan? Bagaimana mereka bisa membedakan kutu jantan dan kutu betina? Ada berapa ribu kandang yang harus mereka siapkan di bahtera agar para hewan itu tidak saling memangsa?

Setelah sekian bahtera itu kembali pulang, ribuan atau ratusan ribu spesies hewan dari seluruh penjuru dunia itu dimasukkan ke dalam satu bahtera Nabi Nuh. Bagaimana ratusan ribu spesies dari berbagai penjuru dunia bisa bertahan hidup terpisah dengan habitat alamiahnya hingga banjir surut? Apakah sementara itu siklus rantai makanan berhenti berputar? Tidak mungkin!

Berbagai pertanyaan itu tidak akan dapat dijawab dengan logis oleh mereka yang mendukung tafsiran banjir global pada zaman Nabi Nuh.

Adapun Al-Quran tidak menyebut banjir masa Nabi Nuh melanda seluruh dunia. Sebagaimana dijelaskan pada berbagai ayat Al-Quran, adzab Allah hanya ditimpakan kepada kaum yang zhalim yang mendustakan ajaran nabinya, tidak kepada kaum lain. Jadi adzabnya pun hanya bersifat lokal atau regional.

Karenanya hewan yang diangkut Nabi Nuh pun tidak berasal dari seluruh dunia, melainkan hanya hewan yang terdapat di wilayah itu, khususnya hewan yang biasa dipelihara dan diternakkan manusia, seperti sapi, kambing, kuda, unggas, unta dan sejenisnya. Hewan-hewan itulah yang dibutuhkan Nabi Nuh dan pengikutnya untuk menyangga kehidupan baru mereka pasca banjir besar.


DITEMUKANNYA PERAHU NABI NUH
Al Quran merupakan Kitab yang berisikan kebenaran di dalamnya, segala fenomena alam, misteri dan kehidupan yang ada sebetulkan terdapat di dalam Al Quran, jika kita mampu memaknai dengan betul apa yang terkandung didalamnya.  Misteri Perahu/Bahtera Nabi Nuh memang menjadi misteri bagi para peneliti, dan sekarang diberitakan misteri perahu/bahtera Nabi Nuh mulai sedikit terkuak, disini cuplikan beritanya :


VIVAnews - Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh -- nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar -- demi  menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya.

Cerita tentang bahtera Nabi Nuh dikisah dalam berbagai buku, sejumlah film dan lain-lain. Sejumlah ahli sejarah dari berbagai negara sudah lama penasaran dengan kebenaran kisah ini.
Untuk membuktikan kebenaran cerita itulah,  kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam 'Noah's Ark Ministries International' selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris tersebut.
Kemarin, 26 April 2010 mereka mengumumkan mereka menemukan  perahu Nabi Nuh di Turki. Mereka mengklaim menemukan sisa-sisa perahu Nabi Nuh berada di ketinggian 4.000 meter di Gunung Agri atau Gunung Ararat, di Turki Timur.

Mereka bahkan mengklaim berhasil masuk ke dalam perahu itu, mengambil foto dan beberapa specimen untuk membuktikan klaim mereka.

Menurut para peneliti, specimen yang mereka ambil memiliki usia karbon 4.800 tahun, cocok dengan apa yang digambarkan dalam sejarah.

Jika klaim mereka benar, para peneliti Evangelis itu telah menemukan perahu paling terkenal dalam sejarah.
"Kami belum yakin 100 persen bahwa ini benar perahu Nuh, tapi keyakinan kami sudah 99 persen," kata salah satu anggota tim yang bertugas membuat film dokumenter, Yeung Wing, seperti dimuat laman berita Turki, National Turk, 27 April 2010.


Spesimen temuan peneliti Turki dan China di Ararat
Grup yang beranggotakan 15 orang dari Hong Kong dan Turki hadir dalam konferensi pers yang diadakan Senin 26 April 2010 lalu.

Kepada media yang hadir saat itu, mereka juga memamerkan specimen fosil kapal yang diduga perahu Nuh, berupa tambang, paku, dan pecahan kayu.

Seperti yang dijelaskan para peneliti, tambang dan paku diduga digunakan untuk menyatukan kayu-kayu hingga menjadi kapal. Tambang juga digunakan untuk mengikat hewan-hewan yang diselamatkan dari terjangan bah -- begitu juga dengan potongan kayu yang dibuat bersekat untuk menjaga keamanan hewan-hewan.

Penemuan besar ini jadi amunisi untuk mendorong pemerintah Turki mendaftarkan situs ini ke UNESCO -- agar lembaga PBB itu ikut menjaga kelestarian perahu Nuh.

Awalnya, direncananya para arkeolog akan menggali perahu itu dan memisahkannya dari gunung. Namun, hal tersebut tak mungkin dilakukan, meski nilai sejarah penemuan ini sangat tinggi.

***
Gunung Ararat, lokasi penemuan perahu Nabi Nuh
Diyakini, ketika air surut, perahu Nuh berada di atas Gunung. Meski tiga agama besar mengabarkan mukjizat Nabi Nuh, tak ada penjelasan sama sekali, di mana persisnya perahu itu menyelesaikan misinya.

Sejak lama penduduk lokal Turki yang tinggal di pegunungan maupun kota-kota lain percaya bahwa perahu Nabi Nuh berada di Gunung Ararat.

Apalagi, pilot pesawat temput Turki dalam sebuah misi pemetaan NATO, mengaku melihat benda besar seperti perahu di Dogubayazit, Turki.

Pada 2006, citra satelit secara detil menunjukan benda mirip kapal yang diduga perahu Nuh itu adalah gunung yang dilapisi salju.

Beberapa ahli lain berpendapat bahwa sisa-sisa perahu Nuh menjadi bagian dari pemukiman manusia -- yang selamat dari bencana banjir bah.

Namun, peneliti yang mengklaim penemu perahu Nuh membantahnya. "Kami tak pernah menemukan ada manusia yang bermukim di ketinggian 3.500 meter dalam sejarah umat manusia."

Cuaca sangat dingin di ketinggian 4.000 meter itu oleh para penemu diyakini menjaga kondisi perahu Nuh selama ribuan tahun.

Sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/147115-perahu_nabi_nuh_ditemukan_di_turki_ 



foto
 
islamiclandmarks.com
TEMPO Interaktif, London - Sisa-sisa perahu Nabi Nuh ditemukan di ketinggian 13 ribu kaki atau sekitar 3,9 kilometer di sebuah gunung di Turki. Hal tersebut diungkapkan para penjelajah evangelis.


Sekelompok penjelajah evangelis dari Turki dan Cina mengatakan mereka menemukan sisa-sisa kayu dari perahu Nabi Nuh di Gunung Ararat di sebelah timur Turki.


Kelompok penjelajah tersebut mendaku dari data karbon kayu tersebut menunjukkan berusia 4.800 tahun. Artinya, waktu tersebut sesuai dengan berlayarnya Perahu Nabi Nuh. Para evangelis dan sebagian peneliti sejak lama menduga Gunung Ararat sebagai tempat terakhir berlabuhnya perahu Nabi Nuh.  


Yeung Wing-Cheung, anggota tim peneliti Kependetaan Internasional Masalah Perahu Nabi Nuh yang melakukan pencarian tersebut, mengatakan, "Itu bukan 100 persen bisa dinyatakan sebagai perahu Nabi Nuh. Tetapi kami rasa 99,9 persen itu merupakan perahu Nabi Nuh."


Dalam beberapa dekade ini, ada berbagai penemuan yang diklaim sebagai perahu Nabi Nuh. Yang paling terkenal adalah penemuan arkeolog Ron Wyatt pada 1987. Wyatt mengklaim menemukan sisa perahu Nabi Nuh di Ararat. Saat itu, pemerintah Turki secara resmi mengumumkan kawasan penemuan Wyatt sebagai taman nasional.


Namun, kaum evangelis bersikeras penemuan terbaru mereka di Gunung Ararat merupakan artefak yang sesungguhnya. Untuk mengkonfirmasikan itu, tim telah memanggil peneliti dari Belanda, Gerrit Aalten.


"Keutamaan dari penemuan ini adalah untuk pertama kali dalam sejarah penemuan perahu Nabi Nuh terdokumentasikan dengan baik dan diungkap ke khalayak di seantero dunia," ujar Aalten saat jumpa pers penemuan tersebut. "Ada banyak bukti-bukti akurat yang menunjukkan bahwa struktur yang ditemukan di Gunung Ararat di Turki bagian timur adalah perahu Nabi Nuh," ujar Aalten.


Perwakilan dari Kependetaan Internasional Masalah Perahu Nabi Nuh mengatakan struktur yang terkandung di beberapa bagian, beberapa balok kayu, diduga merupakan bagian dari perahu yang dipakai sebagai kandang bermacam hewan. Tim arkeolog evangelis juga menyatakan tidak mungkin ada permukiman di kawasan tersebut.


Anggota tim penjelajah, Panda Lee, mengatakan, "Pada Oktober 2008, saya memanjat gunung tersebut dengan tim dari Turki. Di ketinggian sekitar lebih dari 4.000 meter, saya melihat ada struktur bangunan yang terbuat dari papan seperti kayu gelondongan. Tiap papan memiliki ketebalan 8 inchi. Saya melihat tenons, bukti konstruksi kuno sebelum paku besi ditemukan."


Pejabat lokal akan meminta pemerintah pusat Turki mengajukan penemuan itu masuk dalam UNESCO WOrld Heritage agar situs tersebut bisa dilindungi seiring dengan penggalian arkeologi secara besar-besaran.


Menurut beberapa kitab suci, Tuhan memutuskan untuk membanjiri bumi dengan air setelah melihat kondisi dunia yang buruk. Tuhan lalu meminta Nuh untuk membangun sebuah perahu besar dan mengisi perahu tersebut dengan manusia dan hewan.


Menurut kitab suci, setelah banjir surut, perahu Nabi Nuh terdampar di sebuah gunung. Banyak orang menduga Gunung Ararat, titik tertinggi di kawasan tersebut, sebagai tempat labuhan terakhir perahu Nabi Nuh.
 sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2010/04/27/brk,20100427-243726,id.html?page=4

a
1. Awal Penemuan
Pemotretan awal oleh Angkatan Udara AS di tahun 1949 tentang adanya benda aneh di atas Gunung Ararat-Turki, dengan ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 meter)

a
Kemudian, awal tahun 1960, berita dalam Life Magazine: Pesawat Tentara Nasional Turki menangkap sebuah benda mirip perahu di puncak gunung Ararat yang panjangnya 500 kaki (150 meter) yang diduga perahu Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark)

a
2. Foto-foto tahun 1999-2000
Seri pemotretan oleh Penerbangan AS IKONOS tahun 1999-2000 tentang dugaan adanya perahu di Gunung Ararat yang tertutup salju.

a
a
3. Peta Lokasi Perahu Nabi Nuh AS

a
4. Tuuh … Perahu Nabi Nuh di atas Gunung Arafat. Jelas kan??

picture1.jpg
a
5. Situs Perahu Nabi Nuh sebelum dibersihkan
picture2.jpg
aa
6. Pengukuran di Atas Perahu

a
7. Struktur Perahu menurut para arkeolog yang menemukannya

picture3.jpg
a
8. Ini dia lebih jelasnya

picture4.jpg
a
9. Setelah dibersihkan, beginilah bentuk Asli Perahu Nabi Nuh AS yang kuno tapi canggih. Di dalam perahu inilah sedikit umat Nabi Nuh AS diselamatkan Allah SWT dari banjir dahsyat setinggi gunung dan ratusan pasang binatang ikut serta didalamnya.


a
10. Gambaran suasana terjadinya banjir dalam Injil yang terjadi pada tahun 1300 BC (Sebelum Masehi). Sekitar 25 tahun sebelum zaman Nabi Musa AS atau 1.300 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa AS. Lihat perbandingan ukuran perahu dengan Pesawar Modern Jumbo 747.



Penutup

Apabila penemuan ini benar adanya kita harusnya semakin bahwa apa yang terkandung di dalam Al Quran berupa kebenaran yang tidak perlu kita ragukan lagi.  Masa lalu, masa sekarang dan masa depan sudah diceritakan di dalam Al Quran.  Adapun di dalam Al Quran sendiri banyak ayat mengenai, untuk melihat ayat-ayat mengenai Nabi Nuh silahkan buka Al Quran anda atau dapat melihat di postingan saya berikutnya (baca ayat-ayat Al Quran yang bercerita tentang Nabi Nuh disini).

Salah satu ayat dalam Al Quran berbunyi : 

Dan difirmankan: “Hai bumi tahanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim”. (QS. Hud: 44)

dikaitkan dengan penemuan saat ini di Bukit/Gunung Ararat Turki, sangat jelas padahal di dalam Al Quran bahwa bahtera Nabi Nuh memang berlabuh di atas bukit Judi?..tetapi yang menjadi pertanyaan dimanakah bukit Judi itu?..apakah memang benar penemuan itu?..Allahuallam, hanya Al Quran dimana semua kebenaran itu bersumber.

Baca juga :
Bahtera Nabi Nuh dalam film 2010
Misteri lainnya

UPDATE (1 JANUARI 2011)
Sampai dengan saat ini saya belum menemukan berita kebenaran temuan ini, kita tunggu saja perkembangannya
thumbnail Title: Perahu Nabi Nuh di temukan??..(1)
Posted by:Unknown
Published :2010-04-29T18:06:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Perahu Nabi Nuh di temukan??..(1)

Pemain Sepakbola Internasional yang beragama Muslim

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Sepakbola merupakan olahraga paling terkenal diseluruh dunia, semua negara pasti mengenal olahraga ini dan menjadi merupakan olahraga yang paling populer.  Kiblat sepakbola dunia saat ini tertuju pada Benua Eropa dan Amerika (Amerika Latin khususnya), tetapi dalam Kiblat perligaan sepakbola terdapat di Benua Eropa, khususnya liga inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Perancis, dll.  Tahukan anda bahwa para pemain Liga Eropa terdapat beberapa orang yang beragama muslim, diantaranya :

1. Ibrahimnovic (sekarang Bermain di Barcelona)


2. Frank Ribery


3. Van Persie


4.  Karim Benzema


5. Frederick Kanoute



6.  Anelka



7.  Yaya Troure


8. Eric Abidal


9.  Thuram

10.  Kolo Troure



11.  El - Hadji Diouf



12. Salihamidzic

13. Mahammadou Diarra
   
14. Mohamed Sissoko




Sisa Lainnya yaitu :
- Boulahrouz
- Nasri (arsenal)
- Ben Arfa
- Lassana Diara  
- Dan lainnya pasti menyusul...

thumbnail Title: Pemain Sepakbola Internasional yang beragama Muslim
Posted by:Unknown
Published :2010-04-28T21:23:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Pemain Sepakbola Internasional yang beragama Muslim

Indonesia dan Demokrasi Kebablasan

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com
 
Indonesia dianugerahi sebagai model negara demokrasi modern bagi Negara-negara lain di dunia, di karenakan dengan komposisi penduduk muslim terbesar di dunia mampu hidup damai serta berdampingan dengan penduduk agama non muslim lainnya.  Indonesia selalu di puji oleh Amerika karena mampu menjadi negara yang paling maju dalam menerapkan demokrasi.  Demokrasi? Apa itu demokrasi?..sejak kecil mungkin di mulai sejak SD, kita disuguhi materi pembelajaran mengenai demokrasi, yang saya ingat kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu demos (rakyat) dan cratein (pemerintahan) yang secara garis besar berarti kekuasaan di tangan rakyat.

 

Konsep demokrasi yang sebenarnya memang menganut demikian yaitu kekuasaan di tangan rakyat, tetapi saat ini demokrasi menurut saya sudah menjadi salah kaprah dimana bukan lagi rakyat yang memiliki kekuasaan tertinggi terutama di Indonesia.  Mungkin betul rakyat memiliki kekuasaan tertinggi tetapi sebatas saat pemilihan Kepala daerah saja, dan itu pun apa betul hasil pemilihan tersebut mencerminkan hasil yang dipilih oleh rakyat??tanpa ada sabotase atau pemalsuan suara?.allahuallam.

 

Demokrasi di Indonesia menganut Demokrasi Pancasila, dimana Pancasila merupakan dasar negara Indonesia.  Indonesia pun pernah mengalami apa yang namanya Demokrasi terpimpin ketika zaman Presiden Soekarno.  Setelah Soekarno dilengserkan oleh Soeharto, Indonesia masih menganut ideologi Demokrasi, tetapi menurut saya itu bukan demokrasi tetapi kekuasaan absolut yang dimana demokrasi hanya topeng belaka sedangkan yang menang dalam Pemilu itu lagi ..itu lagi..

 

Berbicara masalah demokrasi di Indonesia, sejak zaman reformasi banyak perubahan yang mendasar mengenai kehidupan demokrasi di Indonesia.  Setiap hari kita selalu mendengar banyak orang-orang berdemo untuk meneriakan aspirasi mereka demi didengar oleh para penguasa negeri dan hal ini merupakan salah satu lika-liku di dalam demokrasi.  Tetapi yang menjadi masalah mengapa sekarang demokrasi banyak di jadikan tameng serta alasan bagi orang-orang yang berkepentingan untuk membuat suatu keputusan??

 

Kemarin masih ingat bahwa ada judical review ke Mahkamah Konstitusi untuk membatal kan UU Penodaan agama (Lihat UU Penodaan Agama disini) yang dilakukan oleh segelintir tokoh (yang lagi-lagi mengatas namakan demokrasi, HAM dan katanya Rakyat Indonesia).  Padahal didalam UU Penodaan Agama tersebut dibuat berbagai aturan baik sanksi serta hukuman bagi orang-orang melakukan penodaan agama, tetapi dengan alasan demokrasi masih ada pihak yang ingin membatalkan UU tersebut.  UU Penodaan tersebut mereka kira membunuh kehidupan berdemokrasi di Indonesia serta HAM setiap manusia,  tetapi apakah kita akan tinggal diam ketika ada umat lain yang menghina agama kita?..Padahal UU tersebut adalah pelindung bagi umat beragama.

 

Coba kita pikir apabila UU Penodaan tersebut tidak ada, maka di Indonesia bisa saja terjadi : Munculnya agama-agama baru (ngaku2 nabi), orang bebas membuat aliran baru dengan dalil HAM, dan yang lebih parah nantinya menganggap bahwa agama sebatas keyakinan diri belaka dan ini menjurus pada konsep Sekularisme dimana negara memisahkan urusan agama dan Negara.  Hal ini sangat berbahaya sekali, dan sangat jelas ada pihak-pihak tertentu yang menginginkan Sekularisme ini terjadi.   Yang lebih menyedihkan diantara orang-orang yang melakukan Judical Review itu, terdapat orang-orang yang beragama Muslim.  Bayangkan orang-orang muslim tersebut ternyata membawa paham Sekularisme bagi Indonesia, padahal didalam Islam sendiri Islam merupakan Sistem Kehidupan bukan sebatas keyakinan belaka..Naudzu billah himin dalik, semoga umat tersebut diampuni dosannya oleh Allah S.W.T


Kembali ke Demokrasi, kembali kita dengar bahwa ada lagi orang-orang yang mengaku atas nama rakyat menggugat (judical Review) mengenai UU pelarangan Judi (lihat beritanya disini) ,Allahuakbar apa yang  terjadi dengan Negara ini??..ingin melegalkan perjudian dengan dalil untuk kenaikan Pendapatan Negara??..apakah kita ingin uang pendapatan negara yang nantinya dipergunakan sebagai pembangunan berasal dari Judi?..apa dikata orang apabila nantinya Judi menjadi legal?..kembali orang-orang tersebut mengatas namakan demokrasi serta HAM...


Ya jawaban yang paling tepat dari permasalahan di atas ialah, Indonesia dengan Sistem Demokrasi yang kebablasan.  Kenapa kebablasan, karena segala macam aturan akan di telaah demi kepentingan tertentu yang mengatasnamakan demokrasi dan kebebasan.  Apa jadinya di Negeri ini, apabila semua UU, Peraturan di Judical Review ke MK dengan alasan demokrasi, bisa – bisa semua UU/Peraturan di tinjau ulang penetapannya oleh MK di Negeri ini dengan alasan demokrasi, karena dengan adanya MK ini setiap masyarkat bisa menggugat UU/Peraturan yang ada untuk dibatalkan apabila memang merugikan banyak masyarakat...

 

Demokrasi yang sekarang ada memang sudah berlebihan dan keterlaluan, dimana koridor didalamnya tidak sesuai dengan konsep awal yang dibangun.  Dengan mengusung berbagai kepentingan banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab mencoba berbagai cara untuk membuat keuntungan tertentu atas nama DEMOKRASI..

 

Melihat berbagai polemik yang ada di masyarakat apakah menurut anda Demokrasi di Indonesia saat ini sudah benar-benar berdemokrasi sesuai koridor yang sebenarnya?..padahal dalam konsep Islam sendiri, demokrasi merupakan bagian dari kehidupan Islam dimana didalam nya terdapat toleransi, saling menghargai dan rakyat yang memiliki kewenangan serta kekuasaan atas pemerintahan yang berjalan.  Tetapi banyak orang sekarang buta akan hal itu, mereka menganggap Sistem Islam hanya konsep kekerasan, Revolusi serta tidak memiliki toleransi, padahal coba kita lihat sekarang negara-negara yang menjadikan Syariah Islam sebagai Ideologi negaranya hidup damai dengan berbagai umat didalamnya, seperti Iran yang hidup damai antara Islam, Kristen serta Yahudi.  Dan negara-negara dengan kaum muslim mayoritas, dipastikan orang-orang non Islam hidup damai didalamnya, seperti Indonesia, Lebanon, Suriah, Palestina, dll.. Tetapi yang aneh bagi saya mengapa ketika Islam menjadi agama minoritas disuatu negara tertentu, Islam selalu di tindas, contoh saja di USA, Thailand, Filipina, China, Swiss, Denmark,dll?..padahal di negara demokrasi besar sekaligus dimana Islam yang merupakan minoritas selalu mengalami teror dan ketidak nyamanan?...jadi demokrasi apa yang negara-negara barat tanamkan, di saat mereka juga membuat perilaku rasis pada umat Islam??....
 
thumbnail Title: Indonesia dan Demokrasi Kebablasan
Posted by:Unknown
Published :2010-04-22T04:50:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Indonesia dan Demokrasi Kebablasan

Yahudi Ortodok Bakar Bendera Israel di Al-Quds


Segelintir Yahudi Ortodok berunjuk rasa di Al-Quds (Yerusalem Timur), memprotes kebijakan dan perlakuan sewenang-wenang rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina.
Kaum Yahudi Ortodok yang tergabung dalam Neturei Karta berkumpul di Alun-alun Shabat pada minggu malam sambil meneriakkan slogan anti-Zionis dan mengusung spanduk-spanduk bertuliskan "Yahudi bukan Zionis." Para anggota Neturai Karta itu juga membakar bendera Israel yang memicu kemarahan tentara-tentara Zionis sehingga sempat terjadi bentrokan antara tentara dengan pengunjuk rasa. Dalam insiden itu, tentara Zionis menangkap satu orang demontsran.

Neturei Karta melakukan aksi protes itu pada saat Israel merayakan pendudukannya atas wilayah Al-Quds yang direbut dari Palestina sejak lebih dari enam dekade yang lalu. Kelompok Yahudi Ortodok itu adalah satu-satunya organisasi Yahudi yang tidak mengakui idelogi Zionisme sebagai bagian dari ajaran agama Yahudi dan mendukung perjuangan rakyat Palestina melawan Zionis Isarel.

Akhir Januari lalu, anggota Neturei Karta berkunjung ke Jalur Gaza untuk memberikan dukungan bagi warga Gaza yang masih diblokade oleh Israel.
Para anggota Neturei Karta juga aktif dalam berbagai kegiatan anti-Zionis, antara lain hadir dalam konferensi untuk meluruskan fakta seputar tragedi Holocaust yang digelar di Tehran, ibukota Iran pada tahun 2006. Pada kesempatan itu, Neturei Karta mengungkapkan rasa hormatnya pada Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad yang telah "dengan mengecam kejahatan yang dilakukan rezim Zionis Israel di Palestina."

Neturei Karta menilai bahwa kaum Zionis sudah mengambil keuntungan dari tragedi Holocaust untuk mewujudkan ambisi mereka membentuk "entitas Zionis" dalam wujud negara Israel.
 
sumber : eramuslim 
                 Islam Artikel
thumbnail Title: Yahudi Ortodok Bakar Bendera Israel di Al-Quds
Posted by:Unknown
Published :2010-04-19T20:30:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Yahudi Ortodok Bakar Bendera Israel di Al-Quds

PRAHARA PARA PNS DI INDONESIA (PART 1)

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com
 

Mendengar Kata Pegawai Negeri Sipil (PNS) banyak orang mendiskreditkan ke arah negatif saat ini, apalagi ditambah dengan kasus Gayus, seorang Pegawai Ditjen Pajak yang diindikasikan melakukan Korupsi bermiliaran Rupiah.  Walaupun banyak pihak mendiskreditkan pekerjaan PNS, tetapi tiap tahun kita bisa lihat banyak sekali peminat yang ingin jadi PNS.  Dan ketika ditanya mengapa ingin jadi PNS, berbagai jawaban saya terima, diantaranya :
 

-         Gaji nya di jamin Negara
-         Tidak Ada PHK
-         Ada Uang Pensiun
-         Bisa Bisnis Sampingan
-         Waktu kerja santai
-         Pekerjaan tidak terlalu berat 

Saya yakin anda juga mendapat jawaban yang sama apabila ada seseorang yang ingin jadi PNS, walaupun masih ada yang mempunyai idealisme tinggi yang beralasan ingin membenahi sistem birokrasi di Indonesia  utama menjadi PNS, tetapi itu masih jarang dan langka.  Adapun orang yang memiliki idealisme seperti itu, saya kira susah apabila menjadi single fighter saja, karena didalamnya orang idealisme seperti itu akan tersingkirkan sendirinya mengikuti sistem yang berjalan. sebagai alasan


Pembenahan Sistem PNS, banyak dititik beratkan pada tingkat kesejahteraan dan pendapatnya.  Walaupun banyak yang berteori bahwa perbaikan pendapatan dapat menyentuh perbaikan mentalitas serta kinerja.  Tetapi yang kita lihat saat ini apa?..apakah setelah tingkat kesejahteraan pendapatan PNS diberi kenaikan, mentalitas serta kinerjanya bertambah..Jawabannya bisa iya dan tidak, dan kuncinya terdapat pada sistem pembinaan serta pengawasannya.  Sistem pembinaan serta pengawasan tidak cukup hanya sekedar aturan belaka, karena yang menjadi kendala bukan itu tetapi implementasi yang tidak sesuatu dengan aturan yang ada.  Dan implementasi ini kembali ke mental para PNS sendiri.

 
artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Permasalahan PNS sangat nyata dan memiliki kompleksitas yang sangat tinggi sekali, apalagi PNS selalu dijadikan komoditas politik bagi para elit dan penguasa.  Keputusan yang bersifat politik dalam sistem PNS, membuat aturan yang telah dibuat menjadi kacau dan membuat bobroknya sistem Ke PNS-an di Indonesia.

 

Solusi


Sekarang melihat dari beberapa permasalahan yang ada di PNS (tidak usah saya sebutkan, anda pasti tahu permasalahan PNS di Indonesia), sekarang pikiran kita apa Solusi nya?..saya sendiri bingung ditanya apa solusinya, karena ketika kita mempunyai konsep yang baik untuk perbaikan mentalitas serta sistem Ke PNSan di Indonesia, selalu saja datang tangan-tangan hitam yang membuat sistem PNS yang telah diatur menjadi tidak berjalan.  Tangan-tangan hitam itu merupakan tangan-tangan yang dipenuhi kepentingan tertentu, baik individu serta politik.

 
Memang sangat sulit untuk membenahi permasalahan ke PNSan di Indonesia, karena untuk membenahi itu para PNS yang memiliki tekad untuk perbaikan bangsa harus bersatu, tidak mungkin sebagai PNS bergerak sebagai single fighter (sendiri).  Karena PNS merupakan suatu Sistem, cobalah sebagai para idealisme perubahan membuat Sistem juga..baik dengan t erjun ke dalam ke PNSan maupun dalam ranah lainnya yang dapat mempengaruhi kebijakan dan aturan untuk ke PNS.

 
artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Solusi di atas memang sangat bias dan luas, serta sulit memang kalau dirasa.  Tetapi jawaban yang mudah yaitu  di mulai dari diri kita sendiri.  Cobalah untuk menjadi orang yang memiliki mental yang baik serta berperilaku sesuai dengan kebenaran yang dilandasi dengan keyakinan bahwa perbaikan sistem PNS ada di tangan dan dimulai dari kita sendiri.
 
Terakhir nih, yang membuat saya miris dan sedih..Coba anda ketik keyword di Google kata " PNS " , kemudian pilih Gambar juga atau (images.google.com) , lihat yang muncul juga apa....Edun teu eta nu muncul di gambar naon?..wwkkwkwk

thumbnail Title: PRAHARA PARA PNS DI INDONESIA (PART 1)
Posted by:Unknown
Published :2010-04-16T04:15:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
PRAHARA PARA PNS DI INDONESIA (PART 1)

Wacana Pemindahan Ibu kota di Indonesia dari Jakarta



Wah sudah lebih dari 1 minggu tidak mengisi blog, bingung mau nulis opo..y wiss berbagi informasi saja seputar Wacana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta, monggo ditampi :

Jakarta, kota dengan sejuta pesona..Jakarta, kota penaruh harapan...Jakarta, kota impian para pekerja..Ya itu lah Jakarta, dimana merupakan Pusat Kota di Indonesia. Semua orang ingin berbondong-bondong datang ke Jakarta, terutama para pencari kerja yang berpikiran bahwa di Jakarta merupakan ladang berbagai pekerjaan ataupun hanya sekedar gengsi semata karena bekerja di Jakarta diibaratkan lebih keren dari pada bekerja di Kampung. 

Jakarta merupakan pusat kota Bisnis dan pemerintahan di Indonesia, yang kita rasa saat ini sudah sangat sumpek di dalamnya.  Kemacetan lalu lintas dimana-mana, penggusuran, dan masalah sosial lainnya.  Saya menemukan artikel mengenai wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Kota lain di Indonesia, silahkan di baca dan dicermati..serta temukan jawabannya apakah anda setuju atau tidak...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Disadur dari berbagai sumber salah satunya forum kaskus


SBY tengah memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet.

Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta
Pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.
Over Populasi (Jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibukotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang, Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur jumlahnya membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.

Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.

Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya.

Pertama kita harus sadar bahwa ibukota Jakarta di mana lebih dari 80% uang yang ada di Indonesia beredar di sini merupakan magnet yang menarik penduduk seluruh dari Indonesia untuk mencari uang di Jakarta. Arus urbanisasi dari daerah ke Jakarta begitu tinggi. Akibatnya jika penduduk Jakarta pada zaman Ali Sadikin tahun 1975-an hanya sekitar 3,5 juta jiwa, saat ini jumlahnya sekitar 10 juta jiwa. Pada hari kerja dengan pekerja dari wilayah Jabotabek, penduduk Jakarta menjadi 12 juta jiwa.

Hal-hal di atas akan mengakibatkan:

1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet
2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan mengakibatkan pemborosan BBM.
3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan, orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya untuk perjalanan kerja.
4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan.
5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan menghisap asap knalpot kendaraan
6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat karena daerah resapan air terus berkurang.
7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di wilayah Jabodetabek. Saat ini saja sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 km2 di Jabodetabek. Atau 15% penduduk menempati kurang dari 1% wilayah Indonesia.
8. Pembangunan akan semakin tidak merata
9. Tingkat Kejahatan/Kriminalitas
10. Timbul bahaya kelaparan karena over populasi dan sawah berubah jadi rumah, kantor, dan pabrik. Saat ini pulau Jawa yang merupakan pulau terpadat di dunia 7 x lipat lebih padat daripada RRC. Kepadatan penduduk di Jawa 1.007 orang/km2 sementara di RRC hanya 138 orang/km2. Tak heran di pulau Jawa banyak orang yang kelaparan dan makan nasi aking.

Untuk itu diperlukan penyebaran pusat kegiatan di berbagai kota di Indonesia kegiatan jangan terpusat di Jakarta. Jika tidak, maka jumlah penduduk kota Jakarta akan terus membengkak. Dalam 10-20 tahun, Jakarta akan jadi kota yang mati/semrawut karena jumlah penduduk yang terlampau banyak (saat ini saja kemacetan sudah luar biasa).
Biarlah Jakarta cukup menjadi pusat bisnis. Untuk pusat pemerintahan, sebaiknya dipindahkan ke Kalimantan Tengah.  Kenapa Kalimantan Tengah? Kenapa tidak di Jawa, Sulawesi, atau Sumatra?



Pertama Jawa adalah pulau kecil yang sudah terlampau padat penduduknya. Luas pulau Jawa hanya 134.000 km2 sementara jumlah penduduknya sekitar 135 juta jiwa. Kepadatannya sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa per km2. Apalagi pulau Jawa yang subur dengan persawahan yang sudah mapan seharusnya dipertahankan tetap jadi lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Kalau dipaksakan di Jawa, maka luas sawah akan berkurang sebanyak 50.000 hektar! Produksi beras/pangan lain akan berkurang sekitar 200 ribu ton per tahun! Indonesia akan semakin kekurangan pangan karenanya. Selama ibukota tetap di Jawa, pulau Jawa akan semakin padat dan pembangunan tidak tersebar ke seluruh Indonesia. Jawa sudah kebanyakan penduduk/over-crowded!

Ada pun pulau Sumatera letaknya relatif agak di Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 juta, pembangunan di Sumatera sudah cukup lumayan.

Sulawesi dengan luas 189.000 km2 dan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa masih terlalu kecil wilayahnya. Sumatera dan Sulawesi adalah pulau yang subur dan cocok untuk pertanian. Jadi sayang jika pertumbuhan jumlah penduduk dipusatkan di situ. Belum lagi kedua wilayah ini rawan dengan gempa bumi dan tsunami.

Ada pun Kalimantan luasnya 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit.



Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan merupakan pulau yang teraman dari gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru.

Sebaliknya Jakarta begitu dekat dengan gunung Krakatau yang ledakkannya 30 ribu x bom atom Hiroshima dengan tsunami setinggi 40 meter. Efek ledakan Krakatau terasa sampai Afrika dan Australia. Sekarang gunung Krakatau yang dulu rata dengan laut telah “tumbuh” setinggi 800 meter lebih dengan kecepatan “tumbuh” sekitar 7 meter/tahun. Sebagian ahli geologi memperkirakan letusan kembali terulang antara 2015-2083. Jadi Jakarta tinggal “menunggu waktu” saja…

artikel ini terdapat di http://www.egg-animation.blogspot.com
---------------------------------------------------------------------------------------------------

Membaca artikel diatas memang saat ini selayaknya pusat pemerintahan kita dipindahkan ke Kota lain, terutama di daerah timur atau tengah agar pusat pemerintahan tidak berat sebelah dan pembangunan di daerah timur Indonesia pun menjadi lebih merata...Permasalahan pelik Kota Jakarta memang tidak akan ada habisnya, dan salah satu keputusan yang diharapkan dapat mengurangi permasalahan (walaupun permasalahan tidak akan selesai) tersebut adalah pemindahan pusat Ibu Kota Indonesia, dan menjadikan Jakarta sebagai Pusat Kota Bisnis dan perdagangan.  Ya ini sih pendapat saya , selanjutnya terserah anda.. Just Share :)
thumbnail Title: Wacana Pemindahan Ibu kota di Indonesia dari Jakarta
Posted by:Unknown
Published :2010-04-14T23:33:00-07:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Wacana Pemindahan Ibu kota di Indonesia dari Jakarta


Paket Wisata Bandung Murah

Paket Wisata Bandung Murah
Paket Wisata Bandung Murah