Home » » Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran

Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran

Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran - Perbedaan dalam menentukan Awal, akhir bulan ramadhan serta menentukan 1 Syawal atau Lebaran / Idul Fitri memang sering terjadi di Indonesia. Seperti halnya penentuan Idul Fitri kali ini, dimana ada perbedaan antara Muhammadiyah, MUI, Pemerintah dan beberapa ormas islam lainnya. Sebetulnya bagaimana cara menentukan ramadhan dan lebaran ini ?
Tujuh Cara Untuk Penentuan Ramadhan dan Lebaran
Menurut Imam Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub yang disadur dari Harian Radar Cirebon, 25 Juli 2011 ada Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran tahun ini. Banyaknya cara tersebut ditenggarai menjadi salah satu pertanda bahwa umat Islam sudah mulai tidak percaya atau ogah mengakui pemerintah sebagai imam mereka. Ali Mustafa sendiri mengharapkan adanya suatu Peraturan / Undang-Undang yang mengatur cara penentuan Ramadan, Idul Fitri, Lebaran, Idul Adha agar supaya prosedur dan caranya jelas.
Ali mengatakan Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran diantaranya dengan rukyat, menggenapkan puasa selama 30 hari atau Rukyatulhilal Syawal seperti yang dilakukan ormas NU dan wujudulhilal atau disebut ijtimak qoblal qurub yang kerap digunakan oleh sebagai masyarakat.
Cara lain yang diprediksi Ali akan dilakukan yaitu imkanur rukyat atau dasar perhitungan hilal dengan patokan sudah mungkin dirukyat. Cara itu kerap diambil MUI untuk mengakomodasi perbedaan ormas NU dan Muhammadiyah. Kemudian ali juga menyatakan cara lain seperti perasaan syekh. Cara ini kerap digunakan kelompok-kelompok tarikat. Selanjutnya ada penentuan dengan menggunakan tanda-tanda alam dan cara penentuan yang menghindari dua kali khotbah dalam sehari. Cara ini bisa dibilang keliru dan berpotensi meresahkan masyarakat. Cara ini dianggap berpotensi melemahkan peran negara sebagai poros keberagamaan masyarakat.

Tujuh Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran :

  • Rukyat yaitu menggenapkan puasa selama 30 hari
  • Rukyatulhilal Syawal hampir sama seperti rukyat
  • Wujudulhilal atau Ijtimak Qoblal Qurub
  • Imkanur Rukyat yaitu dasar perhitungan hilal dengan patokan sudah mungkin dirukyat
  • Penentuan dengan perasaan Syekh
  • Penentuan dengan menggunakan tanda-tanda alam
  • Penentuan dengan menghindari dua kali khotbah dalam sehari
Sekedar informasi ada istilah Hilal, yaitu penampakan bulan dengan mata telanjang yang paling awal terlihat menghadap bumi setelah bulan mengalami konjungsi, hal ini dilakukan menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan. Disamping Cara menentukan Ramadhan dan Lebaran yang sudah dijelaskan diatas, masih bermunculan juga oknum-oknum yang ormas islam yang menggunakan teknik lainnya. Ali mustafa berharap MUI sebagai lembaga tinggi agama islam dapat menjembatani kenekaragaman teknik dan sistem tersebut walaupun dirasa sangat sulit.


0 komentar:

Poskan Komentar


Paket Wisata Bandung Murah

Paket Wisata Bandung Murah
Paket Wisata Bandung Murah