Home » , » Gaji anda kecil?..Gaji Kecil itu relatif..!!!

Gaji anda kecil?..Gaji Kecil itu relatif..!!!

Berbicara mengenai gaji ataupun upah, merupakan hal yang sangat mendasar bagi seseroang dalam melakukan setiap pekerjaan. Herzberg menyatakan Dalam teori motivasinya, gaji / upah merupakan hal yang sangat mendasar dalam menentukan motivasi seseorang (kebutuhan pshycologi). Gaji/upah adalah imbalah/balas jasa secara finansial dan langsung yang diterima oleh seseorang atas kontribusinya kepada organisasi ataupun orang lain.

Dilihat dari pengertian dari gaji/upah diatas bahwa gaji itu merupakan kontribusi seseorang, maka bisa kita simpulkan bahwa kontribusi seseorang merupakan faktor yang sangat mempengaruhi perolehan gaji/upah. Ada anggapan bahwa semakin besar kontribusi yang diberikan maka semakin besar imbalan yang kita terima. Tetapi hal ini tidak berlaku pada beberapa instansi / perusahaan contohnya para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sistem pengganjian dalam lingkungan PNS merupakan sistem penggajian yang sama rata berdasarkan golongan kerja. Jadi semakin tinggi golongan PNS maka akan semakin besar gaji yang didapat tapi pertanyaanya sekarang mengapa kontribusi yang selama ini merupakan pengertian dari imbalan atau kompensasi tidak terlalu berpengaruh pada PNS?... Dalam PNS kontribusi yang dimaksud adalah golongan yang didalamnya terdapat kontribusi lama nya kerja sebagai PNS, bukan kontribusi dalam pengertian "kinerja".

Tapi kalau kita lihat swasta, maka kontribusi berupa "kinerja" ini sangat mempengaruhi pendapatan yang diterima oleh karyawan. Semakin besar produktivitas yang di asumsikan sebagai profit perusahaan, maka semakin besar pula pendapat perusahaan yang imbasnya semakin besar juga pendapat yang diterima karyawan.

Sebagai manusia, kita selalu tidak pernah puas akan apapun yang dicapai oleh kita karena manusia merupakan mahkluk yang tidak akan pernah puas seumur hidupnya. Contohnya disaat kita ingin membeli sepeda, dan suatu saat kita bisa membeli sepeda ada keinginan kita ingin membeli motor. Ketika motor sudah bisa dibeli maka kita ingin mobil, begitu pun seterusnya. Keinginan dan kebutuhan seseorang selalu meningkat dan ingin yang lebih dari yang sekarang dimiliki.

Pemenuhan kebutuhan seseorang pastinya dipengaruhi oleh pendapatan yang diperoleh. Semakin tinggi pendapatan yang diperoleh maka semakin banyak kebutuhan yang dapat terpenuhi. Apabila pendapatan kita kecil maka kebutuhan yang dipenuhi pun akan sedikit. Melihat ini, hubungan antara pendapatan dan pemenuhan kebutuhan sangat lah besar. Tetapi apa yang menjadi ukuran dari sebutan Gaji kecil itu??..

Pemerintah menetapkan peraturan penyesuaian gaji yang layak dengan sebutan UMR (Upah Minimum Regional). Tetapi apa benar gaji sesuai UMR itu merupakan gaji minimum yang layak kita peroleh sesuai dengan nilai layak hidup?... Sebenarnya gaji kecil ataupun besar itu adalah relatif, tergantung manajemen keuangan kita masing-masing untuk menekan kebutuhan akan ketidakpuasan manusia dalam hidup.

Pengertian relatif sendiri adalah jika sesuatu memiliki nilai yang berubah-ubah jika dibandingkan dengan sesuatu yang berbeda-beda. Misalnya 5 meter akan relatif panjang jika dibandingkan dengan 1 meter dan juga relatif pendek jika dibandingkan dengan 10 meter. Ketika manusia berpikir, maka pembanding dari pikiran tidak berubah-ubah yaitu kenyataan itu sendiri. Sehingga suatu pengetahuan hanya akan dihukumi dengan nilai benar atau salah. Jika suatu pengetahuan sesuai dengan realitasnya maka pengetahuan tersebut benar, begitu juga sebaliknya. Nilai relatif itu tergantung pandangan dan pemikiran dan masing-masing manusia.

Ketika ada orang kaya memandang bahwa makan ayam dan daging adalah suatu hal yang biasa tetapi ketika orang yang miskin bisa makan ayam ataupun daging itu merupakan suatu anugerah dan yang luar biasa sekali. Dari sini kita lihat bahwa pemenuhan kebutuhan seseorang berbeda sudut pandangnya dan bernilai relatif. Contohnya juga ketika seseorang memutuskan untuk berpacaran, Si pacar beranggapan perempuan pacarnya itu merupakan seseorang yang cantik dan baik. Tetapi temannya berfikiran lain, dia menganggap bahwa pacar perempuan temannya itu adalah jelek. Nilai relatif disini berupa pemikiran seseorang terhadap sesuatu hal, pemikiran ini yang membuat suatu perbedaan.

Saat anda menerima gaji 500 ribu perbulan, pasti anda bilang gaji itu sangat kecil apabila dibandingkan dengan teman anda yang memperoleh gaji 2 juta perbulan. Tetapi di satu sisi dengan 500 ribu segala kebutuhan primer dan sekunder anda dapat terpenuhi dan anda puas akan kebutuhan itu. Tetapi teman anda yang memperoleh gaji 2 juta perbulan ternyata tidak puas akan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan pandangan yang bernilai relatif itu. Anda yang berpenghasilan 500rb/bulan melakukan manajemen keuangan yang sangat baik dalam mengelola kebutuhan hidup anda. Misalkan sekali anda makan, telah anda tetapkan bahwa sekali makan harus Rp. 4000. Tetapi teman anda yang gajinya 2 juta / bulan, karena beranggapan bahwa gaji yang dia dapat kan besar maka dia tidak melakukan manajemen keuangan diri yang baik, dan saat dia sekali makan tidak menetapkan batasan maksimal harga sekali makan. Maka dari itu banyak sekali keperluan-keperluan dan kebutuhan-kebutuhan yang out of control.

Coba anda bandingkan pula pada saat anda kuliah dengan budget hidup yang pas-pasan, tetapi anda mampu melewatinya. Misalkan ketika anda kuliah anda hanya memiliki budget 300rb per bulan, dan itu bisa dibilang anda bisa melewati masa kuliah dengan budget 300rb itu. Tetapi ketika anda bekerja di saat gaji anda 2 juta/perbulan, anda merasa tidak cukup. Padahal ketika anda kuliah dengan budget 300rb saja sudah cukup, nah sekarang anda memiliki gaji 2 juta / perbulan menjadi tidak cukup?...sebenarnya permasalahannya dimana?...

Kita kembali lagi ke nilai relatif. Apa yang berubah dalam hidup dan sudut pandang anda terhadap relativitas suatu kebutuhan. Saya yakin kenapa gaji 2 juta / perbulan tidak cukup bagi anda karena nilai relativitas akan kebutuhan anda itu naik. Ketika anda memiliki budget 300rb, kebutuhan hidup anda memiliki nilai relativitas 300rb. Sudut pandang anda bahwa 300rb / bulan itu mau tidak mau harus cukup untuk hidup. Tetapi disaat gaji anda 2 juta/ bulan, nilai relativitas anda akan kebutuhan pun naik menjadi 2 juta/bulan. Maka segala sesuatu akan kebutuhan pun akan meningkat.

Besar kecilnya gaji diukur berdasarkan kebutuhan yang telah terpenuhi. Sebenarnya kata kaya dan miskin itu bukan lah orang yang banyak uang dengan gaji besar. Tetapi besar dan kecilnya kebutuhan kehidupan manusia yang tercukupi. Dan peranan manajemen keuangan diri dan pengendalian pemenuhan kebutuhan sangat diperlukan untuk meningkatkan daya hidup kita. Karena miskin atau kayanya seseorang bukan dilihat dari hartanya tapi dari pemenuhan kebutuhanya baik fisik (kebutuhan : primer, sekunder dan tersier) maupun non fisik (kebahagiaan, cinta, dan keimanan). Jadi jangan heran apabila banyak orang yang kaya akan harta tidak merasa puas akan kebutuhan hidupnya karena tidak bahagia dalam hidupnya.






0 komentar:

Poskan Komentar


Paket Wisata Bandung Murah

Paket Wisata Bandung Murah
Paket Wisata Bandung Murah