Home » » Kepuasan manusia

Kepuasan manusia


Dinamika pertumbuhan kehidupan yang terjadi pada kita memunculkan suatu kebutuhan-kebutuhan baru akan pemenuhan hidup. Kebutuhan itu muncul disaat kita telah mengapai sesuatu, dan setelah merasakan dan melihat orang lain maka kebutuhan lainnya pun akan muncul. Begitu juga dengan kepuasan manusia. Ada anggapan bahwa "manusia tidak akan pernah bisa puas dalam hidupnya" hal ini ada memang sangatlah benar, karena apabila seorang manusia telah puas apa yang telah dicapainya maka hidup dia akan stagnan (statis), dan bisa dibilang tidak punya kemauan dan tujuan hidup selanjutnya. Tetapi apabila kita renungi hal ini, kepuasan manusia dapat menjadi bumerang yang menghancurkan bagi umat manusia itu sendiri. Seperti halnya kita dalam mencari suatu pekerjaan. Pada saat kita baru saja lulus kuliah, dalam benak kita terpikir setelah lulus kuliah kita ingin bekerja di perusahaan besar dan multinasional tetapi ketika melihat banyaknya saingan-saingan lain yang telah berpengalaman yang pastinya berat untuk mengalahkan mereka. Maka otak kita pun berpikir, yang penting kerja dulu karena belum berpengalaman nah setelah kita punya pengalaman baru kita berani melamar pekerjaan ke perusahaan-perusahan impian kita. Hal tersebut merupakan kepuasan manusia dalam memperoleh pekerjaan yang tidak ada henti-hentinya. Ketidak puasan kita selanjutanya yaitu setelah kita bekerja di perusahaan impian kita dengan gaji yang besar, kita ingin menduduki jabatan. Setelah menduduki jabatan, kita ingin berada di posisi puncak menejemen walaupun dengan berbagai cara. Setelah kita menduduki puncak manajemen kita ingin setelah pensiun kita memiliki usaha sendiri lainya. Tetapi akhir dari kehidupan manusia ialah mati. iya mati adalah tujuan akhir kita yang pasti kita lalui dalam kehidupan seperti tertera dalam kitab suci Al Quran dan sabda Rosullulah bahwa yang paling dekat dengan kita adalah kematian.

Kemudian disini kita bertanya, sebenarnya apa tujuan dari kepuasan hidup yang kita capai dan akan kita capai??..apakah kepuasan hidup itu hanya untuk kehidupan duniawi atau akhirat??..ada Hadits yang menyebutkan :

"Dari Ibnu Abbas dan Anas bin Malik ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Seandainya seseorang itu mempunyai satu lembah dari emas niscaya ia ingin mempunyai dua lembah, dan tidak ada yang dapat memenuhi mulutnya kecuali tanah (ia tidak akan merasa puas terhadap dunia ini sebelum mati) Dan Allah akan senantiasa menerima taubat orang yang bertaubat". (HR. Bukhari dan Muslim)

Apabila tujuan dari kepuasan itu hanya untuk kenikmatan dunia semata, maka pencapaian kepuasan hidup kita akan menjadikan seorang manusia buruk dan bisa jadi melakukan sikap tercela. Contoh saja, persaingan dalam perebutan Kursi DPR ataupun DPRD banyak sekali pihak-pihak yang melakukan perbuatan tercela dan hina dalam pencapaian kepuasan itu. Seperti melakukan penyogokan, suap, menganiaya orang lain ataupun lawan dari rival mereka, bahkan mungkin melakukan aksi bejat lainnya seperti ke dukun dengan cara menyantet lawan mereka agar menderita dalam hidupnya. Kemudian apabila kita mengalami kekalahan (kepuasan tidak tercapai), rasa legowo atas kekalahan masih susah kita terapkan dan malahan mungkin semakin menjadi-jadi untuk menjatuhkan lawan kita.

Apabila kita coba renungkan apa yang telah dicapai oleh kita saat ini harusnya kita bersyukur apabila kita diberi kehidupan yang cukup. Cobalah kita berkaca dan melihat kebawah, melihat orang-orang lain yang hidupnya lebih susah daripada kita pastinya hati nurani kita pun akan tergerak dan sadar bahwa apa yang kita capai ternyata lebih baik dari orang lain. Jangan lah juga kita melihat ke bawah saja, tapi sekali-kali kita melihat ke atas yaitu melihat orang-orang yang telah sukses dan mapan jauh diatas kita. Untuk menyadari dan mengetahui batasan kita akan kepuasan senantiasa kita selalu seimbang melihat kehidupan "diatas" dan "dibawah" kita agar kita menyadari arti bersyukur atas kepuasan yang telah kita capai dan juga memotivasi kita untuk mencapai kepuasan lainnya.



0 komentar:

Poskan Komentar


Paket Wisata Bandung Murah

Paket Wisata Bandung Murah
Paket Wisata Bandung Murah