PECI, SEBUAH BUDAYA ATAU SIMBOL AGAMA ??



 


Sudah lihat macam-macam Peci/Songkok / penutup kepala diatas?..apakah memakai peci itu merupakan ciri orang islam??..apakah peci merupakan simbol agama atau lainnya?..Setelah saya browsing mencari referensi mengenai Asal Muasal Peci, ternyata peci bukanlah suatu simbol agama tertentu tetapi suatu kebudayaan.  Tetapi saat ini budaya dikait-kaitkan dengan klaim suatu agama tertentu, ya contohnya di Indonesia saat ini.  Seperti pada saat Maulud Nabi dimana ada festival budaya Dong Dang di Bogor dalam rangkah memeriahkan Maulud Nabi.  Festival ini merupakan ciri khas dikota Bogor ketika tiba Hari Maulid Nabi, padahal Festival ini bersifat budaya bukan bawaan Islam.  Dongdang sendiri adalah tempat untuk membawa makanan, yang biasa digunakan untuk besanan pada saat hajatan. Beragam dongdang diarak rame-rame melintasi Jalan Raya Tegar Beriman Cibinong. 

Bisa dibayang kan apabila kita saling mengklaim yang pada awal nya suatu budaya tetapi di identikan dengan Suatu Agama.  Contohnya Peci.  Di Indonesia, ketika orang memakai peci identiknya beragama Islam tetapi kalau kita melihat ternyata banyak para pelaku agama lain yang memakai peci juga, seperti gambar diatas.


Peci Merupakan Tradisi
 
Pada dasarnya tradisi menutup kepala merupakan sebuah tradisi yang tidak hanya dimiliki oleh orang Islam. Banyak orang lain yang menggunakan tradisi tersebut semata-mata sebagai pengejawantahan nilai kesopanan yang mereka yakini. Sama halnya dengan kebiasaan bertopi para bangsawan Inggris dan Belanda pada abad pertengahan. Dalam Islam, menutup kepala ketika shalat merupakan sebuah pelengkap dan wujud rasa malu terhadap kesempurnaan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dalam ajaran Islam shalat merupakan sarana komunikasi langsung satu arah dengan sang khalik. Dalam menjalankan shalatnya, layaknya sebuah komunikasi yang bersifat langsung, umat Islam yakin bahwa sesungguhnya Allah melihat mereka. Karena itu, dengan segala kekurangan dan ketidaksempurnaannya sebagai manusia, menutup kepala dirasa perlu guna menjaga kerapihan dan sebagai cerminan kesiapan seorang hamba dalam menemui penciptanya.

Pengaruh budaya setempat terlihat dari bagaimana busana seorang muslim secara keseluruhan ketika shalat. Perbedaan penggunaan baju gamis dan baju koko yang terlihat antara orang Arab dan Orang Indonesia bukanlah sesuatu hal yang mencerminkan perbedaan ajaran. Hal itu hanyalah memperlihatkan pebedaan dalam budaya yang disebabkan oleh perbedaan geografis. Budaya laki-laki Arab yang bergamis merupakan perwujudan dari pola adaptasi mereka terhadap iklim panas tempat mereka tinggal. Begitu pula dengan sorban penutup kepala mereka yang juga sekaligus sebagai penutup muka merupakan cara mereka untuk melindungi kepala dan wajah mereka dari terjangan pasir yang melimpah ruah di padang pasir sana akibat cuaca yang selalu berubah dalam tingkatan ekstrim.


Peci Di Indonesia

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Segala busana yang dipakai orang Islam di Indonesia merupakan hal-hal yang terbentuk dari akulturasi ajaran Islam dengan budaya setempat. Baju koko yang banyak dipakai sekarang merupakan busana yang dibawa orang Cina yang telah mendiami Batavia sejak zaman penjajahan. Akulturasi ini dapat dimengerti jika kita melihat asal tersebarnya ajaran Islam di Indonesia. Dalam penyebarannya, Islam di tanah Jawa banyak mendapat pengaruh dari Arab dan Cina. Ini merupakan hasil dari hubungan baik perdagangan penduduk tanah Jawa dengan kedua tempat tersebut.

Pemakaian peci baru meluas di Indonesia pada awal abad ke-20, ketika naga-naganya pergerakan kemerdekaan Indonesia mulai merupa. Peci merupakan mode pakaian yang jadi simbol perlawanan terhadap penjajah. Para pemuda Indonesia, tidak peduli agama dan suku, mengenakan peci sebagai bentuk kesadaran sebagai satu bangsa jajahan. Perasaan ini terpelihara sampai seabad kemudian, di masa peci menjadi aksesoris resmi yang dipakai presiden dan para mentrinya. 

Catatan pertama: 
Memahami Fungsi Peci (Songkok) Bagi pemeluk agama Islam, peci berfungsi sebagai alat bantu dalam menjalankan kegiatan ibadah, dalam hal ini, Solat. Mengapa memakai peci? Sebab dalam salah satu aturan solat, pada saat bersujud, tidak dibenarkan ada benda lain yang menghalangi antara dah i dan tempat sujud (bhs.Arab= sajadah), meskipun hanya sehelai rambut. Dalam hal ini, biasanya rambut turut jatuh dan menghalangi dahi untuk bersentuhan langsung dengan sajadah. Maka dipakailah peci (khususnya pria) untuk menahan rambut agar tidak jatuh m enghalangi dahi. Jadi peci sifatnya sangat situasional, sebab selain peci anda dapat menggunakan alat bantu lain, misalnya sorban yang diikatkan, peci ala Arab yang bundar dan putih, topi ala Turki yang merah, atau bahkan memakai karet gelang sekalipun bi sa dilakukan. Yang terpenting adalah substansinya tadi. Seperti juga, untuk menutup aurat ketika solat (bagi pria mulai pusar sampai batas bawah lutut), bisa dilakukan dengan sangat situasional sekali. Di Arab misalnya dengan ! memakai gamish, di Eropa dengan celana panjang, atau di Indonesia dengan kain sarung. Walau demikian tidak dapat disangkal bahwa telah terjadi simbolisasi agama Islam melalui peci dan sarung ini, khususnya di Indonesia. Meskipun hal ini tidak sepenuhnya benar. Misalnya orang orang di Burma yang kesehariannya memakai sarung, tidak mencermin kan mereka sebagai pemeluk agama Islam.  

Catatan Kedua: 
Sejarah Pemakaian Peci di Indonesia. Peci (Songkok) dipopulerkan pertama kali oleh founding father kita, Bung Karno. Seperti bisa anda baca dalam biografi Bung Karno, yang ditulis oleh Cindy Adams (Bung Karno, Penjambung Lidah Rakjat). Bung Karno merasa bahwa bangsa Indonesia memerlukan satu simbol untuk menunjukkan jati diri bangsa
Indonesia di forum internasional. Maka dipilihlah peci sebagai pengenal unik (uniqueidentifier) bangsa Indonesia. Walau demikian, Bung Karno mengkombinasikannya dengan memakai jas dan dasi, hal ini semata-mata menurut Bung Karno untuk menunjukkan kesetaraan antara bangsa Indonesia (terjajah) dengan Belanda (penjajah). Perlu dicatat, pada saat itu memakai dasi dan jas adalah hal yang ditabukan oleh ulama-ulama Islam konservatif. Namun Bung Karno bersikukuh dengan pendiriannya. Sampai-sampai pernah ada
satu kejadian lucu yaitu ketika Bung Karno hendak menikah dengan istri pertamanya (putri dari Bp. HOS.Tjokroaminoto), Bung Karno ingin memakai dasi, padahal ulama-ulama (termasuk yang ak! an menikahkannya) menolak pemakaian dasi, sebab mencerminkan budaya penjajah. Namun Bung Karno ngotot, sampai-sampai ia mengancam, daripada harus lepas dasi, lebih baik tidak jadi kawin.


Peci adalah simbol kebangsaan bukan keagamaan. Oleh karena itu barang siapa berusaha membabat peci dari simbol kebangsaan menjadi simbol keagamaan mencerminkan rendahnya pemahaman mereka terhadap kebangsaan Indonesia.


Tradisi adalah sebuah kebiasaan yang mencerminkan pola pikir masyarakatnya. Banyak nilai-nilai luhur yang bisa diambil dari nilai-nilai tradisi sebuah masyarakat. Namun ketika nilai-nilai tradisi itu melenceng dan mengaburkan nilai-nilai asli yang menjiwainya, segala hal yang menyangkut tradisi tersebut haruslah diluruskan kembali dengan menilik asal-muasalnya. Dalam hal ini peci merupakan sebuah sarana yang tepat untuk memberi sebuah perspektif dalam berpikir bahwa sebuah tradisi harus dilandasi nilai-nilai yang kuat. Peci sebagai penutup kepala dalam ajaran Islam, tidak bisa dipaksakan menjadi lebih dari sebuah produk budaya, karena tidak dilandasi dengan ajaran Islam sebagai titik tolaknya.

Memang sulit ketika suatu budaya sudah berubah fungsinya menjadi sesuatu yang lain dalam hal ini agama.  Sebagai umat Islam pakaian, jubah dan aksesoris bukan merupakan hal yang penting tetapi bagaimana keimanan kita dalam menjalankan Syariat.  Pakaian, jubah, aksesoris menurut saya sebagai pelengkap dan pendukung dalam kekhususan menjalankan ibadah kita dan bukan yang utama.  
Ada pepatah mengatakan "dont judge a book from his cover", ya jangan sampai kita salah dalam menilai orang.  Saat ini banyak politisi (yang menurut saya busuk) berlindung dibalik pakaian sorban, peci dan baju takwa nya serta mengatasnamakan agama dengan mudahnya, dalam setiap perkataannya tetapi perilakunya sungguh biadab, kata bang Rhoma mah....terlalu...semoga menjadi renungan kita semua, just info ...:)



sumber : 
http://kepaladiataskakidibawah.blogdetik.com/tag/the-da-peci-code/
http://telengas.multiply.com/journal/item/15/Peci_Simbol_Kebangsaan_Bukan_Keagamaan
http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1999/06/24/0026.html
http://www.bogornews.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=2447
thumbnail Title: PECI, SEBUAH BUDAYA ATAU SIMBOL AGAMA ??
Posted by:egggggggg
Published :2010-03-02T16:38:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
PECI, SEBUAH BUDAYA ATAU SIMBOL AGAMA ??

Mau ngasih pengemis?..lihat dulu modusnya?...(cara membuat luka palsu)

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Sekarang ini sering sekali kita melihat banyak pengemis bertebaran di jalanan perkotaan, terutama di Kota Bandung.  Hampir disetiap perempatan jalan terdapat para pengemis.  Dengan berbagai cara mereka menjual belas kasihan orang lain agar diberi sedikit uang, mulai dari mengumbar kecacatan mereka, menggunakan anak kecil, dan yang terakhir mengumbar luka yang mereka derita dan itu semua sungguh ironi sekali.  

Saya akui kemiskinan saat ini sangat merajalela, dan kapitalisme memang sudah sangat berlaku di Indonesia, dimana jurang antara Si Kaya dan Si Miskin makin luas.  Orang kaya makin kaya dan orang yang miskin makin miskin.  Tetapi untuk hal pengemis ada beberapa hal yang harus kita perhatikan apabila ingin memberika sedekah kepada mereka. 

Masih ingat dengan desa pengemis di daerah Sumenep Madura? dimana pengemis dijadikan suatu profesi, seperti halnya pekerjaan biasa baik itu PNS, Dokter maupun swasta.  Dan malahan dari mengemis menghasilkan uang yang cukup luar biasa dan bisa dibilang profesi yang sangat menguntungkan.  Padahal kita sebagai umat Islam, dinyatakan :

“Sedekah terbaik adalah yang dikeluarkan dalam keadaan cukup (kaya), dan tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, dan mulailah dari keluargamu.” (HR Muslim)

dari Hadis diatas sangat jelas bahwa tangan diatas (memberi) lebih baik daripada tangan dibawah (menerima) dan mulai sedekah itu dari keluargamu.  Jadi utamakan memberi sedekah / bantuan kepada keluarga kita sendiri, apabila ada keluarga kita yang memang perlu bantuan.  Apalagi ada perda yang mengeluarkan larang untuk memberi kepada pengemis.

Back to pengemis, terkadang kita memang iba jika melihat pengemis-pengemis karena sudah menjadi fitrah nya manusia sebagai umat yang mempunyai hati nurani dan sangat bisa tersentuh.  Tapi sebelum kita memberi sedekah kepada pengemis tentunya saat ini pengemis hanya sebagai profesi saja, dimana mereka menggunakan berbagai cara untuk mengetuk hati nurani orang dan memberikan sedekah.  Seperti gambar dibawah ini dimana pengemis yang berpura-pura membuat luka hanya untuk mengetuk hati orang dan memberikan mereka sedekah (sumber kaskus) :

Langkah 1

Alat dan bahan:
Tinta merah/ pewarna merah/ darah hewan..
  1. Tapas merah (spons)
  2. cotton pad
  3. lem putih
  4. tusuk gigi
  5. kapas
 


Langkah 2

Cara Membuat : Ambil sedikit lem putih lalu oleskan di bagian tubuh yang ingin dibuat luka. jika lem sudah mengering, ambilah tusuk gigi lalu torehkanlah di atas lem dengan acak agar nampak seperti luka.

 

  

Langkah 3

langkah selanjutnya gosok lem dengan tapas (spons) merah untuk membuat efek luka. jika belum terlihat merah gosok lagi dengan tapas lalu ratakan warnanya dengan cotton pad.

  

  


Langkah 4

Tunggu sampai kering. Gunakan tusuk gigi untuk menyebarkan lem agar menjadikan “kulit luka palsu” kita terlihat alami ...

 



Langkah 5 

Isi dgn tinta merah di dalam daerah luka buatan dan ratakan.

  

  
 



 
Dan...jreng..jreng..jreng

Hehehe..sudah taukan caranya?..kita pikir saja secara logika apabila itu benar-benar luka, pasti orang tersebut sangat kesakitan, karena luka itu bisa mengakibatkan infeksi dan saya yakin kondisi tubuhnya tidak kuat untuk nongkrong di perempatan jalan..

Bagaimana masih merasa iba dengan para pengemis dengan modus seperti ini??...atau anda ingin mencoba beralih profesi menjadi pengemis??...hehehe..kalau mau cek pengemis dengan modus ini apakah ini luka sebenarnya atau cuma pura-pura coba anda pegang luka si pengemis tersebut..Kalau dia teriak kesakitan ketika anda pegang dan tekan berarti benar-benar terluka...hahahaha

Just Info...



thumbnail Title: Mau ngasih pengemis?..lihat dulu modusnya?...(cara membuat luka palsu)
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-24T17:21:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Mau ngasih pengemis?..lihat dulu modusnya?...(cara membuat luka palsu)

Profil Mario Teguh

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com


Salam super !!!..ingat dengan slogan itu?..yah pasti kita tidak asing lagi dengan istilah tersebut, itu merupakan slogan yang menjadi kojo dari motivator terpopuler saat ini Bapak Mario Teguh.  Waktu saya pertama kali melihat acara beliau di salah satu televisi, bisa dibilang merupakan salah satu acara yang cukup menarik karena jarang-jarang ada acara motivator seperti itu walaupun sebenarnya dakwah/ceramah di TV pun merupakan salah satu motivator tetapi yang berbeda ialah kemasannya.

Back to Mario teguh...sebetulnya banyak sekali motivator-motivator di Indonesia, seperti Tung Desem Waringin dan Ary Ginanjar.  Tetapi kemasan marketing yang Mario Teguh buat dalam acaranya menurut saya sangat baik dan menjadikan beliau dikenal seperti sekarang, walaupun pada awalnya saya rada aneh dengan penjelasan-penjelasan Bapak Mario Teguh di TV yang menurut saya kadang ada yang tidak nyambung..(Mario Teguh yang tidak nyambung atau otak saya ya yang belum kesampaian untuk mengerti maksudnya..hehehehe)..Yang pasti Mario Teguh ini seorang muslim.  Memang sekilas saya kira beliau non muslim karena (maaf...) sedikit seperti Chinese (bukan rasis y) yang notabene biasanya non muslim...dibawah ini biodata Mario Teguh yang saya himpun dari berbagai sumber : 

Nama Asli: Sis Maryono Teguh (Mario Teguh)
Tempat/ Tanggal Lahir: Makasar, 5 Maret 1956
Agama: Islam
Istri: Linna Teguh
Anak: Audrey

Pendidikan
* New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, AS, 1975
* Jurusan Linguistik & Pelajaran Bahasa Inggris, IKIP Malang (S-1)
* Jurusan Interaksi Bisnis, Sophia University, Tokyo, Jepang
* Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (Operations System, MBA)

Pengalaman Profesional
* Citibank Indonesia (1983 - 1986) as Head of Sales
* BSB Bank (1986 - 1989) as Manager Business Development
* Aspac Bank (1990 - 1994) as Vice President Marketing & Organization Development
* Exnal Corp Jakarta (1994 - present) as CEO, Senior Consultant

Spesialisasi
Business Effectiveness Consultant

Buku:
* Becoming a Star (2006)
* One Million Second Chances (2006)Biodata
thumbnail Title: Profil Mario Teguh
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-23T22:56:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Profil Mario Teguh

Gambaran Nabi Muhammad SAW

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com


Menyambung thead mengapa "Nabi Muhammad SAW tidak boleh divisualisasikan" , pasti kita sebagai umat Islam yang mempercayai dan meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah sangat penasaran dengan gambaran baik jiwa maupun raga dari beliau.  di bawah ini merupakan artikel yang sangat menarik yang disadur dari eramuslim.com mengenai gambaran Nabi Muhammad SAW :

Sebagai seorang Muslim, jelas, acuan kita hidup kita hanya pada Rasulullah saw saja, Sebenarnya, bagaimana kehidupan Rasulullah saw sehari-hari? Jawabannya ada tertinggal dari banyak kutipan hadist yang ditinggalkan oleh beliau, Kehidupan Rasulullah adalah gambaran penampilan diri yang amat istimewa, baik secara personal maupun sosial. Secara fisik, sikap, tingkah laku, tutur kata, pemikiran, emosi hingga keikhlasan hati dan keluhuran jiwa beliau terpancar dalam sebentuk kepribadian yang nyata, menyentuh dan membekas begitu dalam pada sanak saudara, para sahabat, tetangga, dan bahkan musuh-musuhnya sekalipun.

Tak heran, tatkala sesudah Rasulullah wafat, ketika sahabat bertanya kepada Aisyah bagaimanakah gambaran Nabi saw selama hidupnya? Aisyah ra, tak mampu menahan linangan air mata penuh khidmat dan kerinduan yang mengigit sanubari saat berkata, “Segalanya begitu menakjubkan bagiku.” Dan di waktu lain beliau menjawab, “Sesungguhnya Akhlak beliau adalah Al-Quran.”

Secara fisik, Rasulullah juga digambarkan sebagai laki-laki yang kuat, berdada bidang, dan itu ditandakan dengan kuatnya beliau melakukan banyak ibadah, mengerjakan pekerjaan kasar laki-laki, dan bahkan ikut berperang. Tak ada pilihan terbaik dalam mencontoh penataan penampilan diri kecuali dari apa-apa yang Rasulullah ajarkan, sebagaimana terekam dalam berbagai kutipan hadis berikut:

Penampilan Jasmaniah Rasulullah
  1. Sesungguhnya Allah itu indah dan senang dengan keindahan. Bila seseorang diantara kamu (bermaksud) menemui kawan-kawannya hendaklah dia merapikan dirinya. (HR Muslim)
  2. Apabila kamu memelihara rambut, hendaklah dimuliakan (disisir, dirapihkan agar tidak acak-acakan). (HR Abu Dawud dan Ath Thahawi)
  3. Siapa yang mengenakan pakaian, hendaklah kenakan yang bersih. (HR Arh-Thahawi)
  4. Jangan meremehkan sedikitpun (enggan melakukan) perbuatan ma’ruf meskipun hanya menjumpai kawan dengan wajah yang ceria. (HR Muslim)
  5. Abu hurairah ra berkata, sesungguhnya Rasulullah tidak pernah berbicara dengan seseorang melainkan beliau menghadapkan wajahnya pada wajah teman bicaranya dan Rasulullah tidak berpaling darinya sebelum selesai berbicara. (HR Ath-Thabrani)
  6. Siapa yang tak memiliki keramah tamahan berarti ia tak memiliki kebaikan.(HR Muslim)
Selebihnya teman-teman bisa baca didalam Al Quran, dan Hadits, saya yakin pasti lebih komplit... :)
thumbnail Title: Gambaran Nabi Muhammad SAW
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-23T22:33:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Gambaran Nabi Muhammad SAW

KEPRIBADIAN MANUSIA DALAM STATUS FACEBOOK

 Dari millist dan FB kang onno, apabila ada yang tersinggung, tersungging or tersandung jangan marah just info..hehehe :

From: Chepy R.Nasution
Subject: Kepribadian Manusia dari Status Facebook
To: "All my Friends "
Date: Monday, February 22, 2010, 7:42 AM


Kepribadian Manusia dari Status Facebook



1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menujuneraka..", "Saatnya baca koran..", dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..".

3. Manusia Tukang ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do' i..", dsb.

4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : "Otw ke Paris ..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", "Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,"

5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi", "Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu".

6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..

7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema 'gaul' dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh.." met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~

8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : "duwh... sesi pemotretan lagi! cape..."

9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : "Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla...bla,"

10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : "ICE AGE 3..Recomended! !", "Transformers 2 mantab euy.."

11. Manusia pedagang
Contoh: "jual sepatu bla bla bla"

12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"

13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"
Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? "
Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!"(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : "For you my M***, I can' t live without you..you are my bla bla bla..","Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca...:p)

15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : "Sudahlah.." , "Telah berakhir.." (apanya??),"Termenung.. ." (so what gitu, loh)

Kalian ngikut yang mana???
thumbnail Title: KEPRIBADIAN MANUSIA DALAM STATUS FACEBOOK
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-22T19:16:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
KEPRIBADIAN MANUSIA DALAM STATUS FACEBOOK

KEBENARAN AL QURAN PART 2 (PROSES PEMBENTUKAN HUJAN DALAM AL QURAN)

artikel ini terdapat di http://www.egg-animation.blogspot.com  

 
Banyak sekali kebenaran dan keajaiban isi Al Quran, baik seputar ilmu pengetahuan, sejarah, proses kehidupan, dan masa depan. Salah satu artikel dibawah ini menceritakan proses terbentuknya hujan yang ternyata terdapat dalam Al Quran !!! padahal Al Quran diturunkan beberapa abad yang lalu.  Hal ini semakin meyakinkan bahwa Al Quran adalah pedoman kita semua umat manusia di muka bumi..

"jangan lupa baca juga : kebenaran al quran (AlQuran & Astronomi) dan Tentang AlQuran (blog)"

artikel disadur dari keajaiban alquran : 

Proses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan.. 

Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan, 

"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48) 

Gambar diatas memperlihatkan butiran butiran air yang lepas ke udara.Ini adalah tahap pertama dalam proses pembentukan hujan.Setelah itu, butiran-butiran air dalam awan yang baru saja terbentukakanmelayang di udara untukkemudian menebal,menjadi jenuh, dan turun sebagai hujan. Seluruh tahapan ini disebutkan dalam Al Qur'an.


Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini. 

TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."
Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air". 

TAHAP KE-2: “...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.

TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."

Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan. 

Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan. 

Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan: 

"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan- gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (Al Qur'an, 24:43)

Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang mengejutkan berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya awan hujan yang mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan tahapan tertentu pula. Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus, sejenis awan hujan, adalah sebagai berikut: 

TAHAP - 1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain, ditiup oleh angin. 

TAHAP - 2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil (awan kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.

TAHAP - 3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar, gerakan udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya meningkat. Gerakan udara vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian tepinya. Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertikal, sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih. Membesarnya awan secara vertikal ini menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai wilayah-wilayah atmosfir yang bersuhu lebih dingin, di mana butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin membesar. Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu ditopang oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan jatuh ke bawah sebagai hujan air, hujan es, dsb. (Anthes, Richard A.; John J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A. Panofsky, 1981, The Atmosphere, s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975, Elements of Meteorology, s. 141-142) 

Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb. Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu.

thumbnail Title: KEBENARAN AL QURAN PART 2 (PROSES PEMBENTUKAN HUJAN DALAM AL QURAN)
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-22T17:44:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
KEBENARAN AL QURAN PART 2 (PROSES PEMBENTUKAN HUJAN DALAM AL QURAN)

Bekerja sekalian beribadah

artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Dibawah ini artikel yang saya sadur dari dudung.net, menurut saya sangat menarik untuk dibaca, dipahami direnungi dan dilaksanakan, selamat membaca :

Banyak hal sepele atau hal kecil yang sering terabaikan di kantor. Padahal hal sepele itu justru merupakan "cermin" profesionalisme dalam bekerja. Bahkan berpahala. Bekerja adalah sebagai salah satu bentuk ibadah. Suatu bentuk aktivitas sekecil apapun jika didasari keikhlasan dan dilakukan dengan cara yang benar adalah ibadah. Lebih-lebih di bulan Ramadhan seperti sekarang ini. Dimana kita sangat dianjurkan melakukan upgrading ibadah dan amal kebaikan. Kata Aa' Gym : "Mulailah dari yang kecil, mulailah dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang".

Membuang puntung rokok pada tempatnya, membuang bungkus permen di tempatnya atau
memasukkannya ke dalam saku untuk sementara waktu untuk dibuang ketempat semestinya, mematikan lampu kamar mandi jika sudah tidak dipakai, mematikan kran air jika sudah selesai pakai, menyiram sampai bersih dan tidak berbau setelah BAB dan BAK, adalah sederet hal sepele yang merupakan ibadah, mendatangkan pahala dari Allah dan akan meningkatkan goodwill lembaga. Sepertinya, sense of belonging masih menjadi PR hampir disetiap kantor.
Budaya senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S), semestinya menjadi perhatian utama dalam mewujudkan kenyamanan bekerja. Saling menghormati, saling menghargai dan saling menyayangi. InsyaAllah hal ini akan berdampak kepada peningkatan produktifitas kerja. Visi dan misi perusahan akan terealisasi dengan baik.

Budaya disiplin, disiplin waktu, disiplin berpenampilan, disiplin berbicara, disiplin administrasi, dan disiplin-disiplin yang lainnya masih perlu diupgrade lagi. Coba kita lihat rapor kedisiplinan kita. Berapa kali kita terlambat dalam sebulan? Berapa kali kita tidak masuk kerja dalam sebulan? Mudah-mudahan jawabannya tidak pernah. Alhamdulillah. Marilah kita jujur dengan segenap kejernihan hati dan pandangan positif untuk introspeksi diri. Hanya dengan loyalitas, komitmen dan dedikasi yang tinggi semoga pertanyaan diatas terjawab.

Terkadang tidak sadar bahwa ucapan kita menganggu rekan kerja yang yang sedang serius bekerja. Kata bijak mengatakan : "Mulutmu harimau kamu". Dalam hal ini Nabi pun mengingatkan bahwa : "Selamatlah manusia jika dia mampu menjaga lisannya". Begitu urgennya lisan ini. Jangan sampai hati rekan kerja terluka karena lisan kita, omongan kita yang sengaja ataupun tidak sengaja. Mungkin juga dalam canda ria kita. Kepekaan, empati dan simpati dengan rekan kerja akan tumbuh dengan sendirinya jika kita latih. Karena dengan latihan itu akan membentuk good habit.

Keteladanan dari Pimpinan juga menjadi hal yang sangat urgen untuk diperhatikan. Pimpinan adalah panutan. Satunya kata dan perbuatan, satunya sikap dan norma serta aturan akan menjadi trigger profesionalisme. Profesionalisme itu sendiri akan menjadi trigger keberhasilan terwujudnya Visi dan Misi lembaga. Slogan dan moto yang terpasang rapi dan indah dipigora ruang kantor akan lebih indah jika terimplementasikan di dalam kehidupan kantor. Keteladanan pimpinan akan membawa dampak positif yang luar biasa kepada bawahan. Penyakit NATO (No Action Talk Only) tidak akan menjangkiti kita semua, baik pimpinan maupun bawahan jika ada komitmen dalam diri untuk selalu berbuat yang terbaik bagi diri dan orang lain.

Tulisan sederhana ini semoga bisa menjadi "cermin diri" untuk evaluasi dan introspeksi demi terealisasinya visi dan misi lembaga tercinta. Kejernihan hati, kebersihan fikiran, positive thinking, husnudzon, obyektif adalah kaca mata yang tepat untuk melihat diri kita sendiri. Semoga Allah Swt selalu memberikan yang terbaik kepada diri, keluarga dan lembaga kita tercinta. Amin. 


disadur dari : dudung.net
Oleh : fathur rohman
thumbnail Title: Bekerja sekalian beribadah
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-22T05:04:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Bekerja sekalian beribadah


Paket Wisata Bandung Murah

Paket Wisata Bandung Murah
Paket Wisata Bandung Murah