BUMN di Indonesia

Siapa yang tidak ingin bekerja di BUMN?..gaji besar?dan milik pemerintah?, tetapi kita sendiri hanya sedikit mengenai BUMN2 ini, paling-paling yang kita tahu yaitu Telkom, Pertamina dan PLN padahal banyak sekali BUMN di Indonesia ini.  Bagi anda yang ingin melamar pekerjaan atau ingin mengetahui perusahaan-perusahaan mana yang merupakan Badan Umum Milik Negara (BUMN), dibawah ini merupakan nama-nama BUMN :

Daftar Nama-nama BUMN Di seluruh Indonesia
Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lainnya

Perbankan

Asuransi

Jasa Pembiayaan

Jasa Konstruksi

Konsultan Konstruksi

Penunjang Konstruksi

Jasa Penilai

Jasa Lainnya

Telekomunikasi

Logistik dan Pariwisata

Pelabuhan

Pelayaran

Kebandarudaraan

Angkutan Darat

Logistik

Perdagangan

Pengerukan

Industri Farmasi

Pariwisata

KAWASAN INDUSTRI

Usaha Penerbangan

Dok dan Perkapalan

Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan, dan Penerbitan

Perkebunan

Pertanian

Perikanan

Pupuk

Kehutanan

Kertas

Percetakan dan Penerbitan

Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi

Dok dan Perkapalan

Pertambangan

Energi

Industri Berbasis Teknologi

Baja dan Konstruksi Baja

Telekomunikasi

Industri Pertahanan

Semen

Industri Sandang

Aneka Industri

Perusahaan Patungan Minoritas*

KAWASAN INDUSTRI


silahkan cari lebih lanjut di google or langsung saja ke website kementrian BUMN
thumbnail Title: BUMN di Indonesia
Posted by:egggggggg
Published :2010-02-01T23:52:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
BUMN di Indonesia

Hasil Akreditasi Program Studi di Berbagai Perguruan Tinggi (PTN) di Indonesia

Ketika kita sedang mencari tempat untuk kuliah (Perguruan Tinggi), apa yang pertama kali kita lihat dan referensikan?..
1. Perguruan Tinggi yang Populer
2. Perguruan Tinggi yang lulusannya menjamin pekerjaan
3. Perguruan Tinggi yang gampang lulus
4. Lain-lain.

Beberapa faktor pasti kita banding kan untuk mencari tempat kuliah yang cocok bagi kita, dan pastinya dapat menjamin masa depan kita walaupun jaminan itu sebenarnya datang dari niat dan kerja keras kita ketika kuliah.  Tetapi hal yang paling penting dalam memilih Perguruan Tinggi yaitu Nilai Akreditasi dari suatu Perguruan Tinggi tersebut.  Iya Badang Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi merupakan suatu lembaga pemerintah yang melakukan penilaian terhadap suatu program studi Perguruan Tinggi.  Akreditasi ini menjadi sangat penting karena nilai yang didapat mencerminkan kualitas pendidikan di dalamnya.  Maka jangan salah banyak perusahaan sekarang yang (apalagi mau jadi PNS), Akreditasi Perguruan Tingginya min. B.  Nah jangan hanya pilih Perguruan Tinggi Populer or gaul, pilih Perguruan Tinggi yang benar-benar terakreditasi dengan Sangat Baik (A).

Untuk melihat hasil akreditasi Perguruan Tinggi di Indonesia, bisa melihat website BAN-PT, ini tampilannya :



Lihat juga :
thumbnail Title: Hasil Akreditasi Program Studi di Berbagai Perguruan Tinggi (PTN) di Indonesia
Posted by:egggggggg
Published :2010-01-31T23:50:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Hasil Akreditasi Program Studi di Berbagai Perguruan Tinggi (PTN) di Indonesia

Revolusi Media bagi Dakwah !!!

Media merupakan alat paling efektif saat ini dalam membentuk opini publik dan malah dapat mengubah mentalitas serta pola pikir masyarakat.  Media dapat membuat sesuatu yang abstrak/samar-samar tampak menjadi suatu kebenaran dan malah suatu yang sebenarnya baik dapat di intepretasikan menjadi sesuatu yang buruk.  Contohnya saja saat ini dimana media-media Barat berperan besar dalam mengubah opini dunia dan masyarakat nya, seperti Pejuang Hamas dan Hizbullah yang di buat oleh media barat seolah-olah mereka adalah penjahat perang.  Padahal kenyataannya mereka adalah pejuang yang membela tanah air mereka, seperti halnya para pejuang kita dalam memperoleh kemerdekaan dari penjajahan.  Hamas misalnya, mereka melakukan perjuangan untuk mempertahankan Palestina dari Penjajahan Israel tetapi di cap teroris oleh media-media barat, dan ini membuat opini masyarakat percaya akan hal itu.  

Perjuangan dakwah saat ini harusnya melihat dari sisi media tersebut.  Media dakwah islam sebaiknya dikemas dalam bentuk yang menarik yang secara perlahan-lahan dapat mengubah pola pikir dan mentalitas masyarakat.  Cobalah media dakwah dengan membuat televisi.  Tetapi acaranya jangan monoton ceramah, dll yang secara langsung membuat masyarakat bosan dalam menonton.  Tirulah media-media barat, dimana doktrin-doktrin mereka secara tidak langsung mengubah pola pikir dan mentalitas masyarakat sampai sejauh ini.  

Contohnya free sex dan narkoba.  2 Hal ini sebenarnya secara tidak langsung ditimbulkan oleh pihak Barat melalui media-media mereka, diantaranya film, musik, televisi, dan media cetak.  Tetapi kita secara tidak langsung telah termakan doktrin ini, dan lihatlah saat ini dimana free sex dan narkoba hampir dijadikan suatu budaya dalam masyarakat Indonesia.  Mungkin kita tidak pernah mengakui dan menyadari bahwa bentukan pola pikir dan mentalitas kita saat ini merupakan hasil dari doktrin-doktrin yang sebenarnya sudah dirancang oleh kaum-kaum yang ingin merusak akidah dan dasar kita sebagai orang Islam, maupun orang Timur.

Maka dari itu Media dakwah harus melakukan revolusi dalam penyampaiannya.  Sebenarnya banyak TV-TV bernuansa Islam yang ada di Indonesia, seperti MQ TV.  Tetapi saya pribadi tidak terlalu menarik menontonnya dikarenakan pola acaranya yang monoton dan bosan, terserah mungkin orang mau berkomentar apa tentang pendapat saya ini tetapi jujur saya sendiri bosan dengan tontongan MQ TV.  Saya sebagai penonton sebenarnya setuju dengan intisari dari acara tersebut tetapi terdapat kesalahan kemasannya, yang mengakibatkan masyarakat bosan dalam menontonnya.
 
Contoh,film Upin dan Upin yang sangat menarik dan lucu.  Padahal apabila kita lihat intisarinya, didalam film tersebut mengandung dakwah yang secara tidak langsung diberikan kepada para pemirsa, seperti mengucapkan salam ketika bertamu, berdoa sebelum belajar, salat, dll.  Sungguh luar biasa saya melihat Film Upin dan Ipin ini, dan saya sangat mengharapkan akan ada suatu terobosan yang sama dengan film ini yaitu mengemas dakwah dalam bentuk yang menarik karena dengan ini masyarakat akan tertarik menonton dan pola pikir serta mentalitas masyarakat secara tidak langsung akan terubah oleh intisari dari dakwah di dalamnya.  Jangan melihat konteks Film Upin dan Ipin ini dari Kenegaraan, karena pasti kita akan langsung berpikir ah itu mah buatan Malaysia.  Cobalah kita berpikir dari konteks keyakinan kita.  Saya yakin teman-teman semua setuju dengan pendapat saya, bahwa tontonan yang menarik akan cepat diserap oleh masyarakat.

At least, saya pribadi ingin sekali revolusi dakwah dilakukan oleh TV-TV ataupun media-media lainnya dalam konsep acaranya sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk menonton, mendengar ataupun melihat.


thumbnail Title: Revolusi Media bagi Dakwah !!!
Posted by:egggggggg
Published :2010-01-31T17:28:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Revolusi Media bagi Dakwah !!!

Televisi 3D, Evolusi di Dunia pertelevisian terbaru !!!

Dalam acara bertema techno stlye di tayangan salah satu televisi, di beritakan bahwa teknologi terbaru dan terpopuler saat ini ialah Televisi 3D.  Mungkin beberapa tahun lalu kita pernah disuguhkan sinetron dengan menggunakan kacamata 3D, yang saya sendiri sebenernya bingung 3Dnya ada dimana?..kemudian untuk menontonnya harus memakai kacamata khusus 3D tersebut yang terbuat dari bahan semacam kertas keras/karton.  

Tetapi sekarang sudah muncul Televisi 3D dengan kualitas gambar yang memang benar-benar 3D.  

Contoh film terbaru bergambar 3D yaitu Avatar di bioskop 3D? Dahsyat kan? Planet Pandora seakan-akan menjadi benar-benar hidup..Saya nonton di bioskop bukan 3D saja sudah dibuat kagum dengan tampilan 3D nya, apalagi saya nonton di Bioskop dengan konsep 3Dnya makin keren pastinya.

Betapa cepatnya perkembangan teknologi dunia. Sepertinya baru saja kita mulai memasuki masa televisi berdefinisi tinggi, Plasma, LCD, dan LED. Tapi sekarang di 2010 ini, diperkirakan televisi high definition berteknologi 3 Dimensi, 3D, sudah mulai akan ada di pasaran.

Bayangkan saja, kalau anda menonton film, atau siaran TV tentang pantai terindah di dunia, yang pasirnya putih dan airnya biru jernih, maka anda akan nyaris seperti berada di sana. Keren kan? Atau kalau Anda menonton film seperti Avatar (James Cameron, 2009) misalnya, maka anda akan seperti berada di planet lain.

Dan yang paling seru, kalau anda menonton olahraga, seperti sepakbola, Manchaster United lawan Everton, atau nonton World Cup, anda akan seperti nonton langsung di stadionnya. Dan pemain-pemain bintangnya, seperti sedang berlaga di dekat anda di ruangan anda. Benar-benar gila!

Teknologi televisi 3D sudah dimiliki oleh para produsen elektronik ternama dunia seperti LG, Samsung, Sony, dan Panasonic. Bahkan yang ”3D ready” sudah ada di toko-toko di Amerika, Jepang, dan Korea dengan harga antara US$ 1000 sampai US$ 2800. Yang akan dipasarkan 2010 adalah versi yang lebih canggih.

Tayangan 3D yang tadinya sering terlihat sedikit gelap, sudah bisa diatasi sejak lama oleh LG, dengan teknologi barunya yang memiliki kecerahan gambar (brightness) tinggi.

Bahkan di Korea Selatan, televisi di sana, dengan dukungan habis-habisan dari pemerintahnya dan konglomerat-konglomerat raksasa Korea (Chaebol), sudah akan mulai menayangkan program-program televisi 3 Dimensi hanya dalam waktu beberapa minggu lagi, awal 2010.

Bagaimana teknologi 3D bekerja? Caranya adalah film atau tayangan diproduksi dengan 2 atau lebih kamera untuk sebuah gambar, yang akan dibagi menjadi gambar untuk mata kanan dan untuk mata kiri. Nantinya kita juga akan memakai kacamata khusus (dengan kaca biru dan merah itu), yang akan menyatukan gambar yang ditangkap oleh mata kanan dan mata kiri. Dari sanalah akan tercipta ilusi kedalaman 3 Dimensi.

Tapi kacamata yang akan diproduksi nanti akan lebih maju dari kacamata murahan yang sekarang banyak dipakai di bioskop-bioskop. Sedangkan teknologi tanpa kacamata khusus juga sebenarnya telah ada, tapi masih sangat mahal dan kompleks untuk diproduksi secara masal.
thumbnail Title: Televisi 3D, Evolusi di Dunia pertelevisian terbaru !!!
Posted by:egggggggg
Published :2010-01-31T16:56:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Televisi 3D, Evolusi di Dunia pertelevisian terbaru !!!

Indonesia Punya Mesjid Termegah dan Terbesar di Asia Tenggara

 artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Masjid Islamic Center Samarinda adalah masjid yang terletak di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, yang merupakan masjid termegah dan terbesar di Asia Tenggara. Dengan latar depan berupa tepian sungai Mahakam, masjid ini memiliki menara dan kubah besar yang berdiri tegak. Menempati Posisi kedua adalah Masjid Sultan Salahudin Abdul Aziz dari Malaysia.

Terletak di kelurahan Karang Asam, Samarinda Ilir, Samarinda Kaltim ini memiliki luas bangunan utama 43.500 meter persegi. Untuk luas bangunan penunjang adalah 7.115 meter persegi dan luas lantai basement 10.235 meter persegi. Sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 meter persegi dan lantai utama seluas 8.185 meter persegi. Sedangkan luas lantai mezanin (balkon) adalah 5.290 meter persegi.

Bangunan masjid ini memiliki sebanyak 7 menara dimana menara utama setinggi 99 meter yang bermakna asmaul husna atau nama-nama Allah yang jumlahnya 99. Menara utama itu terdiri atas bangunan 15 lantai masing-masing lantai setinggi rata-rata 6 meter. Sementara itu, anak tangga dari lantai dasar menuju lantai utama masjid jumlahnya sebanyak 33 anak tangga. Jumlah ini sengaja disamakan dengan sepertiga jumlah biji tasbih.

Selain menara utama, bangunan ini juga memiliki 6 menara di bagian sisi masjid. Masing-masing 4 di setiap sudut masjid setinggi 70 meter dan 2 menara di bagian pintu gerbang setinggi 57 meter. Enam menara ini juga bermakna sebagai 6 rukun iman.  Nih foto-foto mesjidnya :
 

  

  

  

  

  

  


  

 

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2443780

thumbnail Title: Indonesia Punya Mesjid Termegah dan Terbesar di Asia Tenggara
Posted by:egggggggg
Published :2010-01-30T08:43:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Indonesia Punya Mesjid Termegah dan Terbesar di Asia Tenggara

Islam: Agama yang Berkembang Paling Pesat di Eropa

 artikel ini terdapat di http://egg-animation.blogspot.com

Selama 20 tahun terakhir, jumlah kaum Muslim di dunia telah meningkat secara perlahan. Angka statistik tahun 1973 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Muslim dunia adalah 500 juta; sekarang, angka ini telah mencapai 1,5 miliar. Kini, setiap empat orang salah satunya adalah Muslim. Bukanlah mustahil bahwa jumlah penduduk Muslim akan terus bertambah dan Islam akan menjadi agama terbesar di dunia. Peningkatan yang terus-menerus ini bukan hanya dikarenakan jumlah penduduk yang terus bertambah di negara-negara Muslim, tapi juga jumlah orang-orang mualaf yang baru memeluk Islam yang terus meningkat, suatu fenomena yang menonjol, terutama setelah serangan terhadap World Trade Center pada tanggal 11 September 2001. Serangan ini, yang dikutuk oleh setiap orang, terutama umat Muslim, tiba-tiba saja telah mengarahkan perhatian orang (khususnya warga Amerika) kepada Islam. Orang di Barat berbicara banyak tentang agama macam apakah Islam itu, apa yang dikatakan Al Qur'an, kewajiban apakah yang harus dilaksanakan sebagai seorang Muslim, dan bagaimana kaum Muslim dituntut melaksanakan urusan dalam kehidupannya. Ketertarikan ini secara alamiah telah mendorong peningkatan jumlah warga dunia yang berpaling kepada Islam. Demikianlah, perkiraan yang umum terdengar pasca peristiwa 11 September 2001 bahwa "serangan ini akan mengubah alur sejarah dunia", dalam beberapa hal, telah mulai nampak kebenarannya. Proses kembali kepada nilai-nilai agama dan spiritual, yang dialami dunia sejak lama, telah menjadi keberpalingan kepada Islam.
Hal luar biasa yang sesungguhnya sedang terjadi dapat diamati ketika kita mempelajari perkembangan tentang kecenderungan ini, yang mulai kita ketahui melalui surat-surat kabar maupun berita-berita di televisi. Perkembangan ini, yang umumnya dilaporkan sekedar sebagai sebuah bagian dari pokok bahasan hari itu, sebenarnya adalah petunjuk sangat penting bahwa nilai-nilai ajaran Islam telah mulai tersebar sangat pesat di seantero dunia. Di belahan dunia Islam lainnya, Islam berada pada titik perkembangan pesat di Eropa. Perkembangan ini telah menarik perhatian yang lebih besar di tahun-tahun belakangan, sebagaimana ditunjukkan oleh banyak tesis, laporan, dan tulisan seputar "kedudukan kaum Muslim di Eropa" dan "dialog antara masyarakat Eropa dan umat Muslim." Beriringan dengan berbagai laporan akademis ini, media massa telah sering menyiarkan berita tentang Islam dan Muslim. Penyebab ketertarikan ini adalah perkembangan yang terus-menerus mengenai angka populasi Muslim di Eropa, dan peningkatan ini tidak dapat dianggap hanya disebabkan oleh imigrasi. Meskipun imigrasi dipastikan memberi pengaruh nyata pada pertumbuhan populasi umat Islam, namun banyak peneliti mengungkapkan bahwa permasalahan ini dikarenakan sebab lain: angka perpindahan agama yang tinggi. Suatu kisah yang ditayangkan NTV News pada tanggal 20 Juni 2004 dengan judul "Islam adalah agama yang berkembang paling pesat di Eropa" membahas laporan yang dikeluarkan oleh badan intelejen domestik Prancis. Laporan tersebut menyatakan bahwa jumlah orang mualaf yang memeluk Islam di negara-negara Barat semakin terus bertambah, terutama pasca peristiwa serangan 11 September. Misalnya, jumlah orang mualaf yang memeluk Islam di Prancis meningkat sebanyak 30 hingga 40 ribu di tahun lalu saja.

Gereja Katolik dan Perkembangan Islam

Gereja Katolik Roma, yang berpusat di kota Vatican, adalah salah satu lembaga yang mengikuti fenomena tentang kecenderungan perpindahan agama. Salah satu pokok bahasan dalam pertemuan bulan Oktober 1999 muktamar gereja Eropa, yang dihadiri oleh hampir seluruh pendeta Katolik, adalah kedudukan Gereja di milenium baru. Tema utama konferensi tersebut adalah tentang pertumbuhan pesat agama Islam di Eropa. The National Catholic Reporter melaporkan sejumlah orang garis keras menyatakan bahwa satu-satunya cara mencegah kaum Muslim mendapatkan kekuatan di Eropa adalah dengan berhenti bertoleransi terhadap Islam dan umat Islam; kalangan lain yang lebih objektif dan rasional menekankan kenyataan bahwa oleh karena kedua agama percaya pada satu Tuhan, sepatutnya tidak ada celah bagi perselisihan ataupun persengketaan di antara keduanya. Dalam satu sesi, Uskup Besar Karl Lehmann dari Jerman menegaskan bahwa terdapat lebih banyak kemajemukan internal dalam Islam daripada yang diketahui oleh banyak umat Nasrani, dan pernyataan-pernyataan radikal seputar Islam sesungguhnya tidak memiliki dasar. 

Mempertimbangkan kedudukan kaum Muslim di saat menjelaskan kedudukan Gereja di milenium baru sangatlah tepat, mengingat pendataan tahun 1999 oleh PBB menunjukkan bahwa antara tahun 1989 dan 1998, jumlah penduduk Muslim Eropa meningkat lebih dari 100 persen. Dilaporkan bahwa terdapat sekitar 13 juta umat Muslim tinggal di Eropa saat ini: 3,2 juta di Jerman, 2 juta di Inggris, 4-5 juta di Prancis, dan selebihnya tersebar di bagian Eropa lainnya, terutama di Balkan. Angka ini mewakili lebih dari 2% dari keseluruhan jumlah penduduk Eropa. 


Kesadaran Beragama di Kalangan Muslim Meningkat di Eropa

Penelitian terkait juga mengungkap bahwa seiring dengan terus meningkatnya jumlah Muslim di Eropa, terdapat kesadaran yang semakin besar dalam menjalankan agama di kalangan para mahasiswa. Menurut survei yang dilakukan oleh surat kabar Prancis Le Monde di bulan Oktober 2001, dibandingkan data yang dikumpulkan di tahun 1994, banyak kaum Muslims terus melaksanakan sholat, pergi ke mesjid, dan berpuasa. Kesadaran ini terlihat lebih menonjol di kalangan mahasiswa universitas.

Dalam sebuah laporan yang didasarkan pada media masa asing di tahun 1999, majalah Turki Aktüel menyatakan, para peneliti Barat memperkirakan dalam 50 tahun ke depan Eropa akan menjadi salah satu pusat utama perkembangan Islam.


Islam adalah Bagian Tak Terpisahkan dari Eropa
Bersamaan dengan kajian sosiologis dan demografis ini, kita juga tidak boleh melupakan bahwa Eropa tidak bersentuhan dengan Islam hanya baru-baru ini saja, akan tetapi Islam sesungguhnya merupakan bagian tak terpisahkan dari Eropa.

Eropa dan dunia Islam telah saling berhubungan dekat selama berabad-abad. Pertama, negara Andalusia (756-1492) di Semenanjung Iberia, dan kemudian selama masa Perang Salib (1095-1291), serta penguasaan wilayah Balkan oleh kekhalifahan Utsmaniyyah (1389) memungkinkan terjadinya hubungan timbal balik antara kedua masyarakat itu. Kini banyak pakar sejarah dan sosiologi menegaskan bahwa Islam adalah pemicu utama perpindahan Eropa dari gelapnya Abad Pertengahan menuju terang-benderangnya Masa Renaisans. Di masa ketika Eropa terbelakang di bidang kedokteran, astronomi, matematika, dan di banyak bidang lain, kaum Muslim memiliki perbendaharaan ilmu pengetahuan yang sangat luas dan kemampuan hebat dalam membangun.

Bersatu pada Pijakan Bersama: "Monoteisme"
Perkembangan Islam juga tercerminkan dalam perkembangan dialog antar-agama baru-baru ini. Dialog-dialog ini berawal dengan pernyataan bahwa tiga agama monoteisme (Islam, Yahudi, dan Nasrani) memiliki pijakan awal yang sama dan dapat bertemu pada satu titik yang sama. Dialog-dialog seperti ini telah sangat berhasil dan membuahkan kedekatan hubungan yang penting, khususnya antara umat Nasrani dan Muslim. Dalam Al Qur'an, Allah memberitahukan kepada kita bahwa kaum Muslim mengajak kaum Ahli Kitab (Nasrani dan Yahudi) untuk bersatu pada satu pijakan yang disepakati bersama:
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)." (QS. Ali 'Imran, 3: 64)

Ketiga agama yang meyakini satu Tuhan tersebut memiliki keyakinan yang sama dan nilai-nilai moral yang sama. Percaya pada keberadaan dan keesaan Tuhan, malaikat, Nabi, Hari Akhir, Surga dan Neraka, adalah ajaran pokok keimanan mereka. Di samping itu, pengorbanan diri, kerendahan hati, cinta, berlapang dada, sikap menghormati, kasih sayang, kejujuran, menghindar dari berbuat zalim dan tidak adil, serta berperilaku mengikuti suara hati nurani semuanya adalah sifat-sifat akhak terpuji yang disepakati bersama. Jadi, karena ketiga agama ini berada pada pijakan yang sama, mereka wajib bekerja sama untuk menghapuskan permusuhan, peperangan, dan penderitaan yang diakibatkan oleh ideologi-ideologi antiagama. Ketika dilihat dari sudut pandang ini, dialog antar-agama memegang peran yang jauh lebih penting. Sejumlah seminar dan konferensi yang mempertemukan para wakil dari agama-agama ini, serta pesan perdamaian dan persaudaraan yang dihasilkannya, terus berlanjut secara berkala sejak pertengahan tahun 1990-an.

Kabar Gembira tentang Datangnya Zaman Keemasan
Dengan mempertimbangkan semua fakta yang ada, terungkap bahwa terdapat suatu pergerakan kuat menuju Islam di banyak negara, dan Islam semakin menjadi pokok bahasan terpenting bagi dunia. Perkembangan ini menunjukkan bahwa dunia sedang bergerak menuju zaman yang sama sekali baru. Yaitu sebuah zaman yang di dalamnya, insya Allah, Islam akan memperoleh kedudukan penting dan ajaran akhlak Al Qur'an akan tersebar luas. Penting untuk dipahami, perkembangan yang sangat penting ini telah dikabarkan dalam Al Qur'an 14 abad yang lalu:
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai. (QS. At Taubah, 9: 32-33)

Tersebarnya akhlak Islami adalah salah satu janji Allah kepada orang-orang yang beriman. Selain ayat-ayat ini, banyak hadits Nabi kita SAW menegaskan bahwa ajaran akhlak Al Qur'an akan meliputi dunia. Di masa-masa akhir menjelang berakhirnya dunia, umat manusia akan mengalami sebuah masa di mana kezaliman, ketidakadilan, kepalsuan, kecurangan, peperangan, permusuhan, persengketaan, dan kebobrokan akhlak merajalela.  Kemudian akan datang Zaman Keemasan, di mana tuntunan akhlak ini mulai tersebar luas di kalangan manusia bagaikan naiknya gelombang air laut pasang dan pada akhirnya meliputi seluruh dunia. Sejumlah hadits ini, juga ulasan para ulama mengenai hadits tersebut, dipaparkan sebagaimana berikut:

Selama [masa] ini, umatku akan menjalani kehidupan yang berkecukupan dan terbebas dari rasa was-was yang mereka belum pernah mengalami hal seperti itu. [Tanah] akan mengeluarkan panennya dan tidak akan menahan apa pun dan kekayaan di masa itu akan berlimpah. (Sunan Ibnu Majah)

… Penghuni langit dan bumi akan ridha. Bumi akan mengeluarkan semua yang tumbuh, dan langit akan menumpahkan hujan dalam jumlah berlimpah. Disebabkan seluruh kebaikan yang akan Allah curahkan kepada penduduk bumi, orang-orang yang masih hidup berharap bahwa mereka yang telah meninggal dunia dapat hidup kembali. (Muhkhtasar Tazkirah Qurtubi, h. 437)

Bumi akan berubah seperti penampan perak yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan ... (Sunan Ibnu Majah)

Bumi akan diliputi oleh kesetaraan dan keadilan sebagaimana sebelumnya yang diliputi oleh penindasan dan kezaliman. (Abu Dawud)

Keadilan akan demikian  jaya sampai-sampai semua harta yang dirampas akan dikembalikan kepada pemiliknya; lebih jauh, sesuatu yang menjadi milik orang lain, sekalipun bila terselip di antara gigi-geligi seseorang, akan dikembalikan kepada pemiliknya… Keamanan meliputi seluruh Bumi dan bahkan segelintir perempuan bisa menunaikan haji tanpa diantar laki-laki.  (Ibn Hajar al Haitsami: Al Qawlul Mukhtasar fi `Alamatul Mahdi al Muntazar, h. 23)

Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, Zaman Keemasan akan merupakan suatu masa di mana keadilan, kemakmuran, keberlimpahan, kesejahteraan, rasa aman, perdamaian, dan persaudaraan akan menguasai kehidupan umat manusia, dan merupakan suatu zaman di mana manusia merasakan cinta, pengorbanan diri, lapang dada, kasih sayang, dan kesetiaan. Dalam hadits-haditsnya, Nabi kita SAW mengatakan bahwa masa yang diberkahi ini akan terjadi melalui perantara Imam Mahdi, yang akan datang di Akhir Zaman untuk menyelamatkan dunia dari kekacauan, ketidakadilan, dan kehancuran akhlak. Ia akan memusnahkan paham-paham yang tidak mengenal Tuhan dan menghentikan kezaliman yang merajalela. Selain itu, ia akan menegakkan agama seperti di masa Nabi kita SAW, menjadikan tuntunan akhlak Al Qur'an meliputi umat manusia, dan menegakkan perdamaian dan menebarkan kesejahteraan di seluruh dunia.

Kebangkitan Islam yang sedang dialami dunia saat ini, serta peran Turki di era baru merupakan tanda-tanda penting bahwa masa yang dikabarkan dalam Al Qur'an dan dalam hadits Nabi kita sangatlah dekat. Besar harapan kita bahwa Allah akan memperkenankan kita menyaksikan masa yang penuh berkah ini.

Ingatlah sebentar lagi kebangkitan umat Islam sebagai sistem hidup yang diridhai oleh Allah, yang memberikan rahmat bagi alam semesta akan tegak karena itu semua dengan jelas dan tegas tertuang di dalam Al Quran.  Saat ini Islam sedang dalam posisi di adu domba oleh musuh-musuhnya dan Islam selalu dicap dan dikaitkan dengan terorisme.  Tetapi hal ini menjadi perhatian bagi orang-orang untuk mempelajari Islam dan akhirnya menyadari bahwa Islam adalah ajaran yang damai dan senantiasa menghargai kehidupan baik sesama makhluk hidup dan Allah S.W.T.

disadur dari harunyahya.com
thumbnail Title: Islam: Agama yang Berkembang Paling Pesat di Eropa
Posted by:egggggggg
Published :2010-01-30T08:00:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Islam: Agama yang Berkembang Paling Pesat di Eropa

Sekilas Mengenai E-KTP di Indonesia


Perkembangan teknologi yang pesat dan derap langkah kehidupan yang cepat menuntut kemudahan layanan pemerintah dan bisnis sekaligus jaminan keamanan data identitas penduduk yang menerima layanan. KTP menjadi dasar bagi banyak layanan keseharian seperti layanan perbankan, pembuatan SIM, asuransi kesehatan, penerbangan dan lainnya.

Bahkan, untuk pertama kali KTP telah digunakan sebagai kartu pemilih dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2009. KTP yang demikian lekat dengan kehidupan sehari-hari memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya sebagai alat bukti diri penduduk tetapi juga sebagai dasar bagi pembentukan basis data kependudukan yang dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan, Pemilu, pembinaan tenaga kerja, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan dan keamanan negara.

Serangan teroris terhadap hotel JW Marriott pada tanggal 17 Juli 2009 dilakukan oleh pelaku yang mengantongi KTP palsu. Seorang penjebol rekening bank ditangkap oleh Polisi dan ditemukan memiliki lima buah KTP yang berbeda pada tanggal 25 Juli 2009. Telah disita sebanyak 88.000 KTP palsu sepanjang tahun 2008 di DKI Jakarta.

Tentunya kita tidak menginginkan keamanan negara terganggu karena dimungkinkannya memperoleh KTP palsu dan ganda. Tetapi pada saat yang sama, KTP tetap mudah diperoleh dan digunakan secara sah oleh penduduk yang berhak atas KTP tersebut. Bahkan, KTP dapat berlaku secara nasional sehingga penduduk yang memerlukan mobilitas tinggi antar daerah tidak harus memiliki banyak KTP lokal.

Lahirnya Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan adalah langkah awal yang sangat penting bagi negara untuk melakukan penertiban terhadap penerbitan dokumen kependudukan dan pembangunan basis data kependudukan. Dalam Pasal 63 Ayat 1 UU No. 23 Tahun 2006, disebutkan bahwa penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 KTP.

Untuk dapat mengelola penerbitan KTP yang bersifat tunggal dan terwujudnya basis data kependudukan yang lengkap dan akurat diperlukan dukungan teknologi yang dapat menjamin dengan tingkat akurasi tinggi ketunggalan identitas seseorang dan kartu identitas yang memiliki metoda autentikasi kuat dan pengamanan data identitas yang tinggi untuk mencegah pemalsuan dan penggandaan.

Dalam tulisan ini, penulis akan membahas unsur-unsur teknologi untuk mendukung terselenggaranya tertib administrasi kependudukan dengan penerapan KTP berbasis NIK secara nasional yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip atau disebut sebagai e-KTP, dan terbangunnya database kependudukan yang lengkap dan akurat sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan antara lain: perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan, Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah, proyeksi penduduk setiap wilayah, verifikasi kebenaran berbagai dokumen dan data kependudukan.

Tulisan ini dibagi dalam tiga bagian yaitu (1) pendahuluan tentang Nomor Induk kependudukan (NIK) dan e-KTP; (2) rancangan teknis penerapan awal KTP berbasis NIK secara nasional yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip; (3) sistem identifikasi sidik jari jari terotomasi dan chip.

Nomor Induk Kependudukan


Nomor identifikasi nasional digunakan oleh banyak negara seperti Amerika Serikat, Brasil, Belgia, Spanyol, Afrika Selatan, Malaysia dan China untuk keperluan pendaftaran penduduk, pelayananan pajak, jaminan kesehatan, pendidikan dan jaminan sosial. Nomor ini pada umumnya diberikan kepada penduduk ketika lahir atau mencapai umur dewasa 16 – 18 tahun.

Nomor identifikasi nasional dibentuk dalam berbagai format. Di China, nomor identifikasi nasional memiliki 18 digit dengan format RRRRRRYYYY1937MMDDSSSC yang diberikan kepada semua warga negara yang berusia 16 tahun ke atas. RRRRRR merupakan kode wilayah di mana seseorang lahir, YYYYMMDD adalah tanggal lahir, SSS adalah angka urutan bagi orang-orang yang lahir pada tanggal dan tempat yang sama. Angka urutan ganjil untuk laki-laki dan genap untuk perempuan. Huruf terakhir C merupakan nilai checksum dari 17 digit di muka.

Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan memuat pengaturan dan pembentukan sistem yang mencerminkan adanya reformasi di bidang Administrasi Kependudukan. Salah satu hal penting adalah pengaturan mengenai penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK adalah identitas Penduduk Indonesia dan merupakan kunci akses dalam melakukan verifikasi dan validasi data jati diri seseorang guna mendukung pelayanan publik di bidang Administrasi Kependudukan.

Sebagai kunci akses dalam pelayanan kependudukan, NIK dikembangkan ke arah identifikasi tunggal bagi setiap Penduduk. NIK bersifat unik atau khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia dan berkait secara langsung dengan seluruh Dokumen Kependudukan. Pada Pasal 13 Ayat (3) UU No. 23 Tahun 2006 disebutkan bahwa NIK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicantumkan dalam setiap Dokumen Kependudukan dan dijadikan dasar penerbitan paspor, surat izin mengemudi, nomor pokok wajib pajak, polis asuransi, sertifikat hak atas tanah, dan penerbitan dokumen identitas lainnya.

NIK terdiri dari 16 (enam belas) digit terdiri atas:
a.6 (enam) digit pertama merupakan kode wilayah provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan tempat tinggal pada saat mendaftar;
b.6 (enam) digit kedua adalah tanggal, bulan, dan tahun kelahiran dan khusus untuk perempuan tanggal lahirnya ditambah angka 40; dan
c.4 (empat) digit terakhir merupakan nomor urut penerbitan NIK yang diproses secara otomatis dengan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan).

Sebagai contoh seorang wanita pemilik KTP di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat yang lahir pada tanggal 27 Nopember 1976 memiliki NIK 1371016711760003.

KTP Bersidik Jari dan Chip


Bagaimana mewujudkan KTP yang tunggal bagi setiap penduduk sehingga NIK bisa menjadi kunci akses bagi penduduk untuk mendapatkan layanan publik baik oleh pemerintah maupun swasta? Teknologi berperan penting dalam mendukung terwujudnya identitas tunggal penduduk. Dalam hal ini, setiap manusia memiliki ciri-ciri fisik khusus yang unik dan dapat menunjukkan ketunggalan identitas seseorang dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Ciri-ciri fisik tersebut dikenal sebagai biometrik. Ada beberapa macam biometrik yang dapat digunakan untuk menentukan identitas seseorang yaitu ciri-ciri retina atau iris, pengujian DNA, geometri tangan, pola vascular, pengenalan wajah, suara dan tanda tangan. Dari berbagai biometrik ini, sidik jari memiliki dua karakteristik penting yaitu (1) sidik jari memiliki ketetapan bentuk seumur hidup manusia (Prabhakar 2001); dan (2) tidak ada dua sidik jari yang sama (Pankanti 2002). Di samping itu, pengambilan dan pemadanan sidik jari cukup mudah dilakukan dan tidak memakan biaya mahal dibandingkan dengan jenis biometrik yang lain.

Untuk meningkatkan keamanan kartu identitas dari pemalsuan dan penggandaan, data sidik jari beserta biodata, pas photo dan gambar tanda tangan disimpan dalam keadaan terenkripsi dan bertanda tangan digital ke dalam sebuah chip untuk keperluan identifikasi jati diri seseorang. Pembacaan dan penulisan kartu dilakukan melalui proses autentikasi dua arah antara kartu dan perangkat pembaca elektronik.

NIK, nama dan data lainnya di dalam chip dapat dibaca secara elektronik. Kartu identitas tersebut juga dilengkapi dengan fitur keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design. KTP berbasis NIK yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip atau disebut sebagai e-KTP berukuran sebesar kartu kredit atau ATM.



KONSEP SIDIK JARI


Telah diijelaskan bahwa sidik jari memiliki ketetapan bentuk dan ketunggalan identitas seseorang. Demikian pula, KTP berbasis NIK yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip (e-KTP) dilindungi dengan keamanan material dan elektronik. Pada bagian kedua, penulis akan menjelaskan lebih mendalam konsep sidik jari dan chip.

Identitas seseorang dapat diverifikasi melalui beragam cara antara lain nomor PIN, password, kepemilikan dokumen identitas seperti SIM atau paspor, tanda tangan, atau sidik jari. Kepemilikan dokumen atau informasi tersebut dapat dipindahkan ke orang lain tetapi ciri-ciri fisik sulit diubah sehingga sulit terjadi pemalsuan.

Ciri-ciri fisik yang sulit diubah disebut sebagai biometrik. Pengukuran biometrik telah dilakukan untuk keperluan identifikasi berabad-abad yang lalu. Sebagai contoh, di China pada abad ke-14 telah diambil sidik telapak tangan dan kaki bayi (James dan Nordby 2005). Teknik identifikasi sidik jari modern telah dimulai sejak tahun 1684 ketika Nehemiah Grew mempublikasikan hasil kajiannya tentang bukit, lembah, dan struktur pori-pori sidik jari (Lee dan Gaensslen 1991).

Henry Fauld pada tahun 1880 pertama kali menyimpulkan bahwa sidik jari bersifat tunggal bagi seseorang. Sir Francis Galton memperkenalkan fitur minutiae sidik jari pada tahun 1892. FBI Amerika Serikat, Kantor Dalam Negeri Inggris, dan Kepolisian Perancis mulai membangun sistem identifikasi sidik jari terotomasi atau Automated Fingerprint Identification System (AFIS) sejak awal tahun 1960-an.

Pada era modern, ada beberapa macam biometrik yang dapat digunakan untuk menentukan identitas seseorang yaitu ciri-ciri retina atau iris, pengujian DNA, geometri tangan, pola vascular, pengenalan wajah, suara dan tanda tangan. Dari berbagai biometrik ini, hanya sidik jari dan DNA dapat diambil dari jejak manusia yang secara tidak sengaja tertinggal di tempat kejadian atau lingkungan.

Keunggulan sidik jari dibandingkan dengan DNA adalah bahwa sidik jari dapat dibedakan antara dua anak kembar (Prabhakar 2001) sedangkan DNA tidak dapat dibedakan. Sebaliknya, DNA dapat memberikan identitas seseorang dengan lengkap dibandingkan dengan sidik jari laten dan parsial yang tertinggal pada tempat kejadian.

Definisi Sidik Jari

Sebuah sidik jari adalah pola dua dimensi yang diciptakan dari pergesekan bukit-bukit yang terdapat pada jari manusia (bukit dan lembah). Sementara kulit manusia biasanya halus, tangan dan kaki menimbulkan bukit-bukit dan lembah-lembah kecil yang menambah kekasaran. Bukit-bukit tersebut diyakini terbentuk semasa tahapan embrio manusia dan tidak berubah seumur hidupnya. Struktur fisik bukit terbentuk berdasarkan faktor-faktor komposisi genetik dan arus cairan embrio (Prabhakar 2001).

Ada dua karakteristik dasar sidik jari yaitu:

1. Sidik jari memiliki ketetapan bentuk
Sidik jari tangan dan kaki manusia terbentuk sebelum lahir dan tidak pernah berubah seumur hidupnya. Bukit-bukit pada sidik jari terdiri dari karakteristik individual yaitu ujung bukit (ridge endings), pencabangan dua (bifurcations), titik (dots) dan bermacam bentuk bukit. Hubungan unit masing-masing karakteristik tersebut dalam sidik jari tidak berubah seumur hidup hingga terjadi dekomposisi setelah kematian.

Setelah pembentukan, bukit-bukit sidik jari pada bayi yang tumbuh adalah seperti lukisan wajah pada balon dengan menggunakan pulpen dan kemudian balon itu ditiup hingga mengembang secara seragam pada segala arah. Perubahan yang tidak alami pada bukit-bukit sidik jari terjadi akibat luka goresan yang dalam hingga menembus seluruh lapisan kulit dan penyakit seperti lepra.

2.Tidak ada dua sidik jari yang sama
Sidik jari tangan dan kaki semua orang memiliki tiga karakteristik (ujung bukit, pencabangan dua dan titik yang disebut sebagai minutiae) muncul dalam berbagai kombinasi yang tidak pernah berulang pada dua orang (Pankanti 2002).

Uji Petik

Untuk mengetahui kinerja sistem, prosedur dan operasionalisasi e-KTP pada skala kecil, telah dilakukan uji petik e-KTP pada bulan November dan Desember 2009 pada 6 Kecamatan di 4 Kota dan 2 Kabupaten yaitu (1) Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang; (2) Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta; (3) Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar; (4) Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar; (5) Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon; dan (6) Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dengan jumlah e-KTP yang akan diterbitkan 150.000 buah.

Uji petik e-KTP ini diselenggarakan oleh Departemen Dalam Negeri bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Institut Teknologi Bandung (ITB), Lembaga Sandi Negara (LSN) dan Asosisiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) serta Pemerintah Kabupaten/Kota setempat.

Sepuluh sidik jari wajib KTP direkam dengan menggunakan fingerprint live scanner. Kualitas rekaman sidik jari ditandai dengan warna hijau artinya baik (lebih besar dari 40%), kuning artinya sedang (antara 20% hingga 40%), dan merah artinya buruk (lebih kecil dari 20%). Kualitas sidik jari ibu jari dan telunjuk harus baik karena kedua pasang sidik jari ini biasa digunakan untuk verifikasi sidik jari atau pemadanan 1:1.

Sepuluh sidik jari yang telah direkam di masing-masing kecamatan dikirim ke Sistem Identifikasi Sidik Jari Terotomasi atau Automated Fingerprint Identification System (AFIS) yang berada di Data Center Adminduk, Jakarta. Pengiriman data 10 sidik jari, biodata, pas photo dan tanda tangan yang terdigitalisasi dilakukan melalui jaringan komunikasi data privat dari Kecamatan ke Pusat.

Sistem AFIS di Pusat menerima rekaman sidik jari berupa gambar digital yang kemudian dilakukan encoding untuk mendapatkan rumusan minutiae masing-masing sidik jari. Rumusan minutiae inilah yang dipadankan dengan seluruh rekaman sidik jari yang tersimpan di dalam database Pusat atau pemadanan 1:N untuk menentukan ketunggalan identitas seseorang.

Apabila AFIS server di Data Center tidak menemukan sidik jari ganda, maka AFIS mengembalikan status OK (sidik jari tunggal) kepada AFIS client di Kecamatan. Biodata, pas photo, sidik jari dan tanda tangan yang terdigitalisasi (digitized signature) kemudian ditulis ke dalam chip kartu e-KTP yang telah dilakukan personalisasi biodata pada bagian muka e-KTP.

Rekaman sidik jari yang disimpan di dalam chip adalah minutiae dua sidik jari telunjuk sesuai dengan standar internasional NISTIR 7123 dan Machine Readable Travel Documents ICAO 9303 (two plain index fingerprints) serta EU Passport Specification 2006. Setelah data ditulis ke dalam chip e-KTP, kemudian dilakukan pemadanan 1:1 sidik jari telunjuk kanan wajib KTP dengan rekaman di dalam chip. Apabila verifikasi sidik jari dinyatakan cocok, maka e-KTP diberikan kepada yang bersangkutan.

Proses pengiriman rekaman sidik jari hingga kembalinya hasil identifikasi membutuhkan waktu kurang dari 1 menit dan durasi keseluruhan proses perekaman sidik jari hingga diterbitkannya e-KTP kurang dari 5 menit.

Pada uji petik e-KTP 2009 ini, biodata penduduk dan pas photo telah dikumpulkan terlebih dahulu untuk pencetakan dan personalisasi kartu e-KTP. Pada penerapan e-KTP selanjutnya, perekaman biodata, pas photo, sidik jari dan tanda tangan yang terdigitalisasi akan dilakukan secara bersamaan. e-KTP akan dicetak dan diterbitkan setelah dilakukan pemadanan 1:N atau identifikasi sidik jari secara nasional dan dihasilkan identitas tunggal.




thumbnail Title: Sekilas Mengenai E-KTP di Indonesia
Posted by:egggggggg
Published :2010-01-28T16:33:00-08:00
Rating: 5
Reviewer: 999999 Reviews
Sekilas Mengenai E-KTP di Indonesia


Paket Wisata Bandung Murah

Paket Wisata Bandung Murah
Paket Wisata Bandung Murah